• Home
  • Hukrim
  • Soal Pencekalan Sekda, Pemko Dumai Belum Berikan Keterangan Resmi

Soal Pencekalan Sekda, Pemko Dumai Belum Berikan Keterangan Resmi

Hadi Pramono Senin, 07 Agustus 2017 18:10 WIB
Sekda Kota Dumai Muhammad Nasir berjalan meninggalkan Pelabuhan Dumai menuju Embarkasi Haji Batam, Kepulauan Riau bersama rombongan jemaah calon haji lainnya.
DUMAI - Pemerintah Kota Dumai belum memberikan keterangan resmi soal kabar pencekalan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai Muhammad Nasir oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat hendak menjalan ibadah haji.

Plt Kabag Humas Pemko Dumai, Riski Kurniawan ketika dikonfirmasi melalui pesan singkatnya mengaku belum mendapat jawaban resmi dari Sekda Dumai Muhammad Nasir soal kabar pencekalan oleh komisi anti rasuah tersebut.

"Abang belum dapat jawaban resmi dari beliau (Muhammad Nasir.red) dek. Udah ditanyakan soal itu," tulis Plt Kabag Humas Pemko Dumai, Riski Kurniawan dalam balasan pesan singkatnya kepada wartawan, Senin (7/8/17).

Sebagai data pendukung, niat hati ingin menjalankan ibadah haji Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Dumai Muuhammad Nasir kandas di Embarkasi Batam, Kepulauan Riau, Jumat (4/8/17) lantaran paspornya di cekal KPK.

Informasi yang berhasil dikumpulkan, Senin (7/8/17) menyebutkan, pencekalan Sekda Kota Dumai Muhammad Nasir oleh komisi anti rasuah itu terkait skandal dugaan tindak pidana korupsi saat menjabat sebagai Kepala Dinas PU Bengkalis.

Proses pencekalan sendiri selama 6 bulan. Hal tersebut dilakukan karena mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bengkalis ini masih mengikuti proses penyidikan terkait pekerjaan proyek multi years (MY) di Pemkab Bengkalis.

Sedangkan Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kota Dumai, Syafwan, ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan bahwa ada dua orang jemaah calon haji batal berangkat lantaran di cekal oleh KPK sebagaimana laporan dari pihak Imigrasi. 

"Kita tidak mengetahui proses hukum yang melibatkan beliau, yang jelas tindak lanjut dari pemeriksaan penegak hukum tersebut beliau tidak bisa berangkat," jelasnya dan enggan menyebutkan nama dua orang jemaah calon haji tersebut.

Guna memperimbang informasi ini Plt Kabag Humas Pemko Dumai, Riski Kurniawan belum berhasil dikonfirmasi meski nada sambung telpon selullernya masuk. Mencuat kabar, ada dugaan sengaja untuk mengendapkan informasi ini ke publik. 

Sebagai data pendukung, sebanyak 210 Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kota Dumai diberangkatkan menuju Embarkasi Batam, Jumat (4/8/17) dari Terminal Penumpang Pelabuhan Pelindo Dumai. 

Awalnya ada 212 JCH yang hendak berangkat, tapi dua orang sakit. Sehingga tidak bisa menjalankan ibadah haji di Mekah tahun ini. Mereka diberangkatkan dengan Kapal Dumai Line 5, yang disewa Pemerintah Kota Dumai. 

Prosesi pengantaran secara langsung dilakukan Walikota Dumai Zulkifli AS bersama sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dilingkungan Pemerintah Kota Dumai.

(adi/adi)
Tags KPKKorupsiSekda Dumai
Komentar