• Home
  • Hukrim
  • Sub Denpom Dumai Tanggalkan Jaket Loreng Warga Sipil

Sub Denpom Dumai Tanggalkan Jaket Loreng Warga Sipil

Kamis, 17 September 2015 17:12 WIB
DUMAI - Operasi pekan disiplin TNI 2015 yang dilaksanakan Sub Detasemen Polisi Milite (Denpom) I/3-1 Dumai, berhasil menyita jaket loreng yang digunakan warga sipil.

Komandan Sub Denpom Dumai, Kapten CPM Hendra, kepada media mengatakan bahwa penyitaan jaket loreng itu sebagai langkah tegas menertibkan atribut milik TNI di Kota Dumai.

"Kita tidak ingin segala atribut milik TNI disalahgunakan warga sipil. Oleh karena itu, kami langsung menyitanya jaket itu," tegas Hendra, kepada media ini, Kamis (17/9/15).

Dijelaskannya, penyitaan jaket loreng milik TNI itu dilakukan saat melaksanakan operasi pekan disiplin TNI 2015 di jalan lintas dan seputaran kota Dumai.

"Warga sipil yang menggunakan jaket loreng itu pas melintas di Jalan Budi Kemuliaan. Karena ini menyakut atribut TNI, kita minta kepada warga sipil itu untuk melepasnya," jelasnya.

Pihaknya dalam menjalankan operasi ini, sudah menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak menyalahgunakan atribut milik TNI, khususnya menggunakan seragam milik TNI.

"Jangan sekali-kali menggunakan seragam maupun menempel setiker milik TNI saat beraktivitas diluar rumah. Kami tidak ingin nama TNI buruk ketika ada masalah diluar," jelasnya.

Ditakutkan Hendra, dengan menggunakan atribut milik TNI bagi warga sipil ini, apabila terjadi pelanggaran yang dilakukan warga sipil itu akan berdampak pada satuan TNI.

"Secara tidak langsung adanya pelanggaran yang dilakukan warga sipil itu citra TNI akan buruk. Oleh karena itu kita mewanti-wanti agar warga tidak menggunakan atribut TNI," imbaunya.

Sementara mengenai pekan disiplin TNI ini untuk menegakkan kedisiplinan dan ketertiban anggota TNI, tetapi juga pihak lain yang mengenakan atribut TNI tanpa hak dan ketertiban.

"Seperti warga sipil yang mengenakan jaket, baju atau pakaian lain yang menyerupai atribut TNI juga kita tertibkan. Langkah ini untuk menghidari penyalahgunaannya saja," pungkasnya.

(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar