• Home
  • Hukrim
  • Tragis! Jasad Korban Kebakaran Ruko Ditemukan Sudah Gosong di Dumai

Tragis! Jasad Korban Kebakaran Ruko Ditemukan Sudah Gosong di Dumai

Sabtu, 06 Agustus 2016 17:26 WIB
Muhammad Hamdi, remaja 17 tahun korban kebakaran ruko di Dumai, ditemukan warga dalam keadaan sudah gosong di toko pupuk tempatnya bekerja.
DUMAI - Muhmmad Hamdi (17) korban jiwa dalam musibah kebakaran enam ruko dan dua rumah warga di Jalan Hasanuddin Ombak, Kelurahan Simpang Tetap Darul Iksan Kecamatan Dumai, Sabtu (6/8/16) dini hari ditemukan dalam kondisi sudah mengenaskan. 

Informasi yang berhasil dihimpun, kondisi tubuh korban nyaris gosong dilahap amukan si jago merah. Pada saat kejadian, diketahui Muhammad Hamdi tengah berisitirahat di toko pupuk tempat dirinya bekerja sehari-hari. 

Sekitar pukul 03.45 WIB disaat api telah membesar, Azam bersama rekan-rekannya baru teringat bahwa Hamdi tadi pamit untuk berisitirahat. Setelah dicari-cari dikeramaian korban tidak kunjung ketemu. 

"Hamdi sempat mengatakan kepada saya, bahwa dirinya mau beristirahat terlibih dahulu, karena badannya terasa sakit-sakit. Tidak nyana korban terkurung dalam musibah dan ditemukan sudah tidak bernyawa" kata Azam, temannya. 

Sedangkan sosok tubuh Muhammad Hamdi baru ditemukan pada puing-puing bangunan yang berada dibagian belakang sekitar pukul 05.30 WIB oleh pihak Kepolisian Resort Dumai bersama tim pemadam kebakaran. 

Kapolsek Dumai Barat, Kompol Sasli Rais di lokasi kejadian mengatakan, kerugian materi ditaksir mencapai ratusan juta Rupiah, selain itu terdapat satu orang korban meninggal Dunia. 

"Jasad korban sudah kita temukan dan langsung dibawa ke ruang jenazah RSUD Dumai untuk pemeriksaan lebih lanjut,"kata Kapolsek Dumai Barat, Kompol Sasli Rais. 

Setelah menemukan jasad korban Muhammad Hamdi, petugas Pemadam Kebakaran langsung memasukkan jasad korban ke mobil ambulan milik BNPB untuk di bawa ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Kota Dumai. 

Sedangkan menurut Jon, yang merupakan saksi mata dari kejadian tersebut, dimana pada saat itu dirinya mendengar ledakan yang begitu keras sebelum terjadinya kebakaran yang memakan korban jiwa tersebut. 

"Saya mendengar ledakan dari salah satu bangunan. Setelah bunyi ledakan tersebut, lalu saya melihat keluar, dan saya melihat kobaran api berada diatap dan api begitu cepat merembet ke bangunan lainnya," kata Jon. 

Jon menyebutkan peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.45 WIB. Dimana saat itu dirinya langsung meminta pertolongan kepada masyarakat yang melintas di Jalan Hassanuddin Ombak untuk memberikan pertolongan. 

"Saya teriak minta tolong, tolong.. tolong, cuma seorang perempuan yang bersama pacarnya tengah lewat yang mau ikut menolong. Masyarakat lain yang melihat peristiwa ini hanya bisa menonton saja," katanya. 

Disebutkannya, disaat itu dirinya meminta pertolongan untuk meminjam telepon seluler kepada perempuan yang tidak diketahui namanya tersebut untuk menghubungi petugas Damkar Dumai. 

Setelah menelpon petugas Damkar, sekitar pukul 03.45 WIB satu unit Mobil BPBD Damkar Dumai baru sampai dilokasi kejadian, dan beberapa menit kemudian barulah datang satu unit lagi bersama satu mobil suplay air.

(rdk/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar