Walhi Laporkan PT NSP ke Polda Riau Soal Ribuan Kebun Sagu Hangus
Kamis, 20 Februari 2014 21:46 WIB
PEKANBARU - Para aktivis dari Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Riau melaporkan korporasi perkebunan sagu di Kepulauan Meranti, PT NSP ke Polda Riau terkait kasus kebakaran lahan yang terjadi sejak beberapa pekan.
"Kebakaran di PT NSP sudah sangat luas sehingga kami melaporkan indikasi pidananya ke Polda Riau siang ini," kata Riko Kurniawan selaku aktivis Walhi Riau kepada pers di Pekanbaru, Kamis (20/2/2014), lewat sambungan telepon.
Peristiwa kebakaran di lahan sagu milik PT NSP terjadi sejak beberapa pekan lalu dan telah menghanguskan ribuan hektare kebun siap tanam dan siap panen.
Riko mengatakan sejak beberapa waktu lalu Walhi telah melakukan investigasi terkait peristiwa kebakaran lahan tersebut.
Hasilnya, kata dia, ditemukan adanya titik api atau kebakaran lahan di kawasan perusahaan tersebut. "Bahkan kami merangkum sudah lebih 1.200 hektare lahan di sana yang sebagian besar milik perusahaan telah hangus," katanya, sebagaimana dilansir dari GoRiau.com.
Nantinya, kata dia, bukti-bukti yang menjadi temuan Walhi akan disampaikan sebagai dokumen pelengkap di kepolisian. "Kami mengharapkan adanya tindakan tegas dari kepolisian terkait peristiwa kebakaran lahan di kawasan perusahaan ini. Karena dampaknya telah merugikan masyarakat luas," kata dia.
Riko mengatakan, pihaknya tidak memiliki kepentingan apapun dalam laporan tersebut.
Dia mengharapkan dengan laporan dugaan keterlibatan korporasi ini,juga dapat menyeret sejumlah perusahaan lainnya yang diduga ada unsur kelalaian sehingga terjadi kebakaran lahan.
Sebelumnya Humas PT NSP, Setio Budi Utomo mengatakan, kebakaran di lahan perusahaan sudah terjadi sekitar lebih kurang 1.200 hektare.
Dengan rincian, di pelampin terbakar seluas 1.000 hektar, dan 200 hektar lainnya terbakar di Desa Kepau Baru yang juga dalam wilayah Kecamatan Tebingtinggi Timur.
Namun ia membantah titik awal kebakaran terjadi di kawasan perusahaan, melainkan dari lahan pihak lain yang akhirnya merambat ke perkebunan sagu.***(red)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

