Walikota Pekanbaru Prihatin Atas Kasus Gubernur Riau Annas Maamun
Minggu, 28 September 2014 11:23 WIB
PEKANBARU - Walikota Pekanbaru Firdaus menyatakan dirinya prihatin atas kasus yang menimpa Gubernur Riau Annas Maamun, karena ini sudah untuk ketigakalinya gubernur Riau terjerat kasus korupsi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.
"Ini musibah bagi Rakyat Riau, bukan hanya bagi keluarga Annas Maamun," kata Wali Kota Pekanbaru, Firdaus, di Pekanbaru, Jumat.
Kata dia, musibah yang menimpa tiga Gubernur berturut-turut ini harus jadi pembelajaran bagi kepala daerah dalam menjalankan roda pemerintahan, jangan pernah mencoba-coba untuk melanggar aturan.
Meski demikian untuk kasus Annas Maamun ini dia masih patut mengingatkan siapa saja belum bisa langsung menjatuhkan vonis, karena masih harus menerapkan asas praduga tidak bersalah, walau tidak disangkal siapa saja yang terjerat KPK selama ini tidak pernah lepas.
"Ini baru praduga tidak bersalah kita hormati proses hukum meski diketahui KPK dalam menetapkan dengan pasti dengan bukti-bukti," katanya.
Dia juga mengimbau kepada masyarakat Riau mengirimkan doa kepada Gubri agar dalam menjalani proses panjang di KPK di mampu menjalaninya dengan baik dan dalam keadaan sehat selalu.
"Kita harus doakan Gubernur dan kawan-kawannya semoga tidak ditemukan kesalahan dan beliau dilepas," ujarnya.
Terkait dengan dirinya yang kini juga sedang menjabat sebagai wali kota Pekanbaru, ketika ditanyakan hikmah ini baginya, ia meyakinkan bahwa dalam memimpin selalu berupaya mementingkan pelayanan kepada masyarakat.
"Insya Allah kami berupaya melakukan pelayanan yang bersih dan Tuhan Yang Maha Esa memelihara langkah kami dalam memimpin," kata dia menambahkan.
Sebelumnya diberitakan Gubernur Riau Annas Maamun tertangkap KPK saat sedang melakukan transaksi suap bersama seorang pengusaha. Uang miliaran rupiah juga ikut diamankan dalam operasi tangkap tangan itu.
Annas Maamun ditangkap di sebuah perumahan elite yang berada di Cibubur, Jakarta Timur.
Selain Annas, KPK juga menangkap 8 orang lainnya. Ada 7 mobil yang membawa Gubernur Riau dan 8 orang lain memasuki gedung KPK. Selain itu, KPK juga mengamankan sebuah mobil yang disebut milik Gubernur Riau. Mobil itu adalah Toyota Innova warna putih bernopol BM 1445 TP.***(ant)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

