Minta Perbaikan Jalan Rusak,
Warga Jalan Teduh Blokir Aktivitas Importir di Dumai
Senin, 30 September 2013 15:11 WIB
DUMAI, RIAUHEADLINE.COM- Masyarakat Jalan Teduh Kelurahan Pangkalan Sesai Kecamatan Dumai, memblokir aktivitas kendaraan mobil langsir milik importir, Senin (30/9/13) sekitar pukul 9.30 WIB. Pemblokiran aktivitas tersebut dilandasi kondisi jalan masyarakat setempat rusak parah dan tidak ada perbaikan sama sekali oleh pengusaha atau importir tersebut.
Pemblokiran jalan yang dinominasi kaum ibu-ibu tersebut menuntut keras atas kerusakan jalan Teduh oleh aktivitas mobil langsir milik importir tersebut. Salah satu warga bernama Rus, menuntut pengusaha atau importir untuk secepatnya melakukan perbaikan kerusakan Jalan Teduh ini. Sebab, kerusakan jalan saat ini sudah sangat memprihatinkan.
"Jalan kami rusak karena mobil langsir. Mereka yang dapat untung hanya tutup mata melihat kerusakan jalan kami. Kami disini menutut mereka untuk melakukan perbaikan jalan. Kalau tidak secepatnya diperbaiki, kami akan melakukan aksi ini berkelanjutan," cetus Rus, bersama kaum ibu-ibu yang memblokir akses jalan Teduh tersebut.
Tidak hanya kaum ibu-ibu saja memblokir jalan ini, Ketua Rukun Tetangga (RT) 01, 02, 07, 08 di Kelurahan Pangkalan Sesai menyatakan sikap yang sama meminta perbaikan kerusakan Jalan Teduh oleh kalangan importir. Karena mereka menilai, pemicu kerusakan jalan tersebut oleh aktivitas kendaraan pengakut barang yang didatangkan dari luar negeri itu.
"Empat RT yang hadir disini menuntut perbaikan jalan rusak, karena jalan yang samben hari kita gunakan kondisinya rusak parah. Ditambah lagi ketika musim hujan tiba, kami disini kenak imbasnya. Kondisi jalan licin dan berlubang. Dan kalau musim panas tiba, debu-debu jalanan mengotori rumah kami," ujar salah satu warga dengan nada lantang.
Aksi ini langsung mendapatkan perhatian dari pihak Kelurahan Pangkalan Sesai. Lurah setempat menyatakan agar masalah ini tidak terlalu dibesarkan dan disarankan kepada Importir bersama perwakilan RT untuk duduk semeja di kantor lurah guna mencarikan solusi terhadap kondisi kerusakan jalan Teduh tersebut.
"Mari kita duduk bersama mengenai kerusakan jalan ini. Jalan Teduh ini sebelumnya sudah diusulkan ke Dinas PU Dumai, namun sesampai ke Dewan usulan itu dicoret dengan alasan Jalan Teduh belum cukup 4 tahun untuk dilakukan perbaikan. Karena, dulu waktu perbaikan tuntas, pagi harinya sudah dilalui mobil langsir," Kariyanto, Lurah Pangkalan Sesai kepada ratusan warganya.
Informasi yang berhasil dirangkum riauheadline.com dilapangan menyebutkan, atas pemblokiran yang dilakukan masyarakat Jalan Teduh membuat kondisi kemacetan cukup panjang dan sejumlah truk langsir yang sudah bermuatan dipersilahkan keluar melintasi jalan itu, namun yang baru mengisi barang tidak dibolehkan masuk kedalam. Petugas polisi pun ikut berjaga dilokasi demo dan pemblokiran jalan Teduh tersebut.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

