• Home
  • Hukrim
  • Warga Sumut Sekarat Dihajar Warga Rohul

Diduga Curi 3 Ekor Sapi,

Warga Sumut Sekarat Dihajar Warga Rohul

Senin, 16 Desember 2013 14:19 WIB

PASIRPANGARAIAN - Diduga mencuri tiga ekor sapi milik warga Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, seorang warga asal Serdang Bedagai Sumatera Utara bernama Ahmat Suwito (45) babak belur dan nyaris tewas dihajar massa.

Warga Dusun V Pasar Serong Suka Damai, Kabupaten Serdang Bedagai itu diduga merupakan orang yang mencuri tiga ekor sapi milik Amri (63), warga Desa Tanjung Belit, Kecamatan Rambah. Namun naas, Ahad subuh (15/12/2013) sekitar pukul 05.30 WIB, dia dihajar massa di DK 3 Desa Pasir Jaya, Kecamatan Rambah Hilir.

Dugaan pencuri sendiri terjadi Rabu (11/12/2013) lalu. Tersangka diduga mencuri sapi milik Amri di Tanjung Belit. Aksi itu sempat ketahuan oleh warga. Saat tiga ekor sapi akan dijual tersangka di Pasir Jaya menggunakan mobil pick up Grand Max Nopol BK 9010 CS, korban dan warga sudah disana.

Beruntung tersangka selamat dari aksi maut puluhan massa. Dia nyaris dibakar oleh warga termasuk mobil pick up yang dipakainya untuk mengangkut sapi curian. Tersangka diamankan anggota Polsek Rambah Hilir dari TKP. Disebabkan kondisinya cukup parah, polisi membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pasirpangaraian untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolres Rohul AKBP H Onny Trimurti Nugroho, melalui Kapolsek Rambah Hilir Iptu Adi Gunawan membenarkan aksi pengeroyokan warga terhadap tersangka. Diakuinya, kini tersangka sudah dirawat di ruang Cempaka RSUD. Namun, tersangka belum bisa dimintai keterangannya, karena luka tubuhnya cukup parah, akibat dihajar massa.

Iptu Adi mengatakan, selain diduga mencuri tiga ekor sapi di Tanjung Belit, dia juga diduga melakukan aksi serupa di desa lain masih di Kecamatan Rambah, apalagi dia merupakan orang pendatang baru dan belum mengetahui medan atau kecamatan.

Berdasarkan keterangan seorang petugas di rumah sakit, akibat dikeroyok massa, tersangka mengalami luka di bagian kepala, kaki kanan luka berat dan patah tulang. Sementara barang bukti unit pick up Grand Max yang dibawanya, mengalami pecah di kaca depan, termasuk lampu mobil diduga dihantam oleh massa menggunakan kayu dan batu.

Tersangka Ahmat Suwito mengaku tiga ekor sapi yang dicurinya dari warga Rambah itu rencananya akan dijual dengan warga Pasir Jaya, Kecamatan Rambah Hilir. Sayangnya, aksinya diketahui masyarakat setempat yang mengetahui tiga ekor itu merupakan sapi curian.

"Saya sudah dua kali mencuri sapi disini (Rohul-red), pertama berjalan mulus dan dua ekor sapi saya jual Rp 16 juta, tapi tadi pagi saat akan menjual tiga ekor sapi, masyarakat mengetahuinya," jelas Suwito kepada wartawan di RSUD Pasirpangaraian.

Tersangka mengakui dia nekat mencuri sapi karena terbelit utang serta untuk kebutuhan anaknya yang sedang sekolah. Dia mengakui lagi, saat mencuri sapi dia tidak seorang diri, melainkan ada temannya yang lain.***(zal)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Hukrim
Komentar