Warga vs Polisi, Kepulauan Meranti Benar-benar Mencekam
Kamis, 25 Agustus 2016 19:05 WIB
MERANTI - Suasana Kota Selatpanjang, Kepulauan Meranti benar-benar mencekam. Bentrok kembali tak terelakkan saat polisi menghadang ribuan warga yang marah dan mendekati asrama polisi, Kamis (25/8/16).
Warga tampaknya ingin mengulang tragedi tahun 2001. Dimana bentrok warga dengan polisi dan mengakibatkan asrama polisi terbakar. Dan kini ribuan massa semakin beringas dan sempat masuk dan membakar sebagian asrama.
Pihak Kepolisian sendiri hingga kini tampak berjaga-jaga. Menghadang ribuan warga yang memaksa mendekati asrama polisi. Sebagai antisipasi suasana yang tidak terelakkan, kini asrama sudah tampak kosong.
Disisi lain upaya pembubaran massa yang mendatangi Mapolres Meranti dengan tembakan gas air mata. Namun ribuan warga yang marah kembali menyerang dari berbagai arah ke arah Mapolres Kepulauan Meranti.
Bentrok saling serang hingga kini terus terjadi. Pihak kepolisian lakukan penjagaan dibeberapa jalan dan mengejarkan massa dan dipukuli, tak sedikit juga motor warga dipinggiran jalan diterjunkan pihak kepolisian ke dalam parit.
Bahkan ada salah seorang warga bersama istrinya yang melintasi jalan tersebut menjadi bulan-bulanan polisi. Sebaliknya, ribuan warga yang menyerang dari berbagai arah dikabarkan berhasil membakar lima motor pihak kepolisian.
Tampak warga juga membakar ban. Hingga berita ini dilaporkan, kondisi Selatpanjang masih mencekam dan masih terjadi aksi saling serang. Kondisi ini tampak di Jalan Kartini-Pembangunan, Kabupaten Kepulauan Meranti.
(rdk/rdk)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Wabup Meranti Hadiri Peringatan Ke-71 Bhayangkara dan Sunatan Massal
-
Hukrim
Keluarga Korban Kecewa Terdakwa Kasus Meranti Berdarah Divonis 1 Tahun 6 Bulan
-
Hukrim
Pekerja Kilang Sabu di Meranti Tewas Tersengat Listrik
-
Hukrim
Polisi Meranti Amankan Puluhan Kubik Kayu Olahan
-
Hukrim
Kapolres Meranti Pimpin Sertijab Kepala Bagian Operasi
-
Hukrim
Kapolres Meranti Cek Kelangkaan BBM Akibat Keterlambatan Kapal Pengangkut

