Wawako Dumai Marahi Warganya Saksikan Kebakaran Ruko
Selasa, 22 Maret 2016 18:50 WIB
DUMAI - Kebakaran yang meludeskan sedikitnya empat unit rumah toko (Ruko) di Jalan Sultan Syarif Kasim, persisnya berdampingan dengan Gereja HKBP Dumai membuat Wakil Walikota Dumai Eko Suharjo turun tanggan untuk membantu proses pemadaman, Senin (21/3) malam tadi.
Disela-sela pengawasannya, Eko Suharjo terlihat membentak seluruh masyarakat yang menyaksikan musibah kebakaran tersebut. Pada kesemapatan itulah, politisi Partai Demokrat itu mengeluarkan nada tinggi ditunjukkan kepada masyarakat yang menyaksikan musibah kebakaran empat unit Ruko tersebut.
"Kalau bapak kesini hanya untuk menonton lebih bagus pulang saja. Ini bukan tontonan, tapi ini musibah yang harus mendapatkan pertolongan. Itu yang menggendong anak jangan dekat-dekat, lebih bagus pulang ini bukan tontonan," ujar Eko Suharjo, dengan wajah memerah karena tidak jauh dengan lokasi kebakaran.
Belum puas memarahi masyarakatnya yang sibuk menonton musib, terceletuk nada emosi tinggi dari mulut orang nomor dua di Kota Dumai itu. "Woi bisa mundur apa tidak! Ini orang lagi kesusahan bukan malah menjadi tontonan. Ayo mundur semua jangan mendekat," kata Eko Suharjo, sembari tangannya menghalau masyarakat.

Tak hanya itu saja, Eko Suharjo juga tampah memerahi anak-anak yang menyaksikan kobaran api melahap bangunan empat ruko tersebut. "Ini anak-anak ngapain disini, pulang-pulang besok sekolah. Ini bukan tontonan hayo pulang ke rumah masing-masing," halau Wakil Walikota Dumai kepada anak-anak.
Usai memerahi masyarakatnya, Eko Suharjo kepada sejumlah awak media mengatakan, bahwa apa yang dilakukannya tersebut tidak diambil pusing. "Besok paling dibilang pak Wakil orangnya arogan, nendang-nendang orang, melempar orang, matilah situ, mana peduli awak," ucapnya sembari meninggalkan kerumunan warga.
Dijelaskannya, dengan bertindak seperti itulah yang bisa membuat proses pemadaman berlangsung cepat. Sebab, jika hal itu tidak dilakukan maka masyarakat akan memenuhi lokasi kebakaran dan membuat sulit petugas pemadam kebakaran untuk melakukan pemadaman terhadap ruko terbakar tersebut.
"Ini menjadi pembelajaran masyarakat bahwa musibah kebakaran itu jangan dijadikan tontonan. Kita seharusnya ikut membantu pemadaman, bukannya malah memenuhi lokasi kejadian dan sibuk dengan foto-foto saja. Ini juga menyangkut keselamatan kita bersama," ujar Eko Suharjo.
Sedangkan Waka Polres Dumai, Kompol Arief Hidayat Ritonga, mengatakan bahwa dalam musibah kebakaran ini pihaknya masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi untuk mengungkap penyebab kebakaran awal. Namun pihaknya juga akan mendatangkan Tim Labor dari Medan untuk kasus ini.
"Kita belum bisa menyimpulkan penyebab kebakarannya. Kita masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata dan kita akan datangkan dari Tim Labfor Medan untuk mengungkap kasus kebakaran empat ruko ini," katanya usai meninjau lokasi kebakaran.
Informasi yang berhasil dirangkum dilokasi kejadian, bahwa api diduga berasal dari salah satu ruko tersebut mulai muncul sekitar pukul 20.15 WIB dapat dijinakan petugas Damkar dari BPBD kota Dumai, Damkar PT Pertamina dan juga Damkar PT Cevron pada pukul 22.40 WIB.
(rdk/one)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Nasional
70 Kontingen Dumai Ikuti Pawai Budaya Rakernas Apeksi di Malang
-
Hukrim
Perempuan Pengecer Bensin Tewas Terbakar di Rohil
-
Sosial
50 Bidan PTT Dumai Terima SK CPNS Tahun 2017
-
Sosial
Momentum HKN 2017, Seluruh ASN Pemko Dumai Diminta Kerja Profesional
-
Kesehatan
Wawako Dumai Imbau Masyarakat Dukung Program 2 Anak Cukup
-
Ekbis
Walikota Dumai Kumpulkan Pimpinan Perusahaan Industri Sungai Sembilan

