• Home
  • Kesehatan
  • Ketahui Makanan Berprotein Tinggi dan Manfaatnya di Sini!

Ketahui Makanan Berprotein Tinggi dan Manfaatnya di Sini!

Hadi Pramono Selasa, 24 Oktober 2017 20:36 WIB
PEKANBARU - Ada beragam makanan berprotein tinggi yang bisa Anda konsumsi dan bermanfaat untuk kesehatan Anda. Daging sapi, seafood, telur, brokoli, susu, keju, yoghurt, dan kacang-kacangan merupakan makanan yang kaya protein.

Makanan berprotein tinggi merupakan sumber energi serta bahan baku bagi tubuh yang sangat bermanfaat dalam memperbaiki sel yang rusak dan memproduksi sel yang baru. 

Oleh karena itu, asupan makanan berprotein tinggi penting untuk pertumbuhan dan perkembangan pada masa anak-anak, remaja, di masa kehamilan, proses pemulihan setelah sakit, serta baik untuk kesehatan tulang.

Sumber makanan berprotein tinggi juga bermanfaat dalam menurunkan berat badan. Hal ini disebabkan karena makanan berprotein tinggi dapat meningkatkan metabolisme tubuh sehingga massa otot dan pembakaran lemak bertambah, serta membantu tubuh merasa kenyang lebih lama. 

Dengan demikian, bukan hanya menurunkan berat badan, tetapi juga dapat menjaga berat badan ideal. Perlu diingat, seseorang dengan penyakit ginjal memang akan disarankan untuk mengurangi asupan protein, namun bukan berarti protein dapat merusak ginjal yang sehat. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa makan makanan berprotein tinggi tidak akan merusak ginjal yang normal.

Sumber Makanan Berprotein Tinggi yang Perlu Anda Konsumsi

1. Sumber protein hewani.

Makanan sumber protein yang berasal dari hewan seperti daging, telur, susu, keju, seafood (boga bahari), dan yoghurt.

Telur.  Telur merupakan makanan sumber protein tinggi yang sarat dengan vitamin, mineral, lemak tak jenuh, antioksidan, serta nutrisi untuk otak. Telur utuh mengandung kadar protein yang tinggi, namun pada putih telur terdapat kandungan protein murni. Satu butir telur mengandung sekitar 6 gram protein, dengan 78 kalori.

Daging. Daging dada ayam tanpa kulit merupakan makanan berprotein tinggi dengan kandungan 284 kalori dan 53 gram protein. Sedangkan setiap 85 gram daging sapi tanpa lemak mengandung 22 gram protein dan 184 kalori. Selain itu daging sapi merupakan makanan kaya zat besi dan vitamin B12.

Seafood. Sementara itu, seafood seperti salmon, tuna dan udang adalah makanan kaya protein yang juga baik bagi kesehatan jantung karena selain protein, seafood juga banyak mengandung omega-3. Setiap penyajian 85 gram, masing-masing salmon, tuna, dan udang mengandung 19 gram, 21 gram, dan 18 gram protein.  Selain itu, tuna dan udang juga termasuk makanan rendah kalori. Tuna mengandung 98 kalori, sedangkan udang mengandung 84 kalori. Kalori ini dihitung berdasarkan penyajian 85 gram.

Susu, keju, dan yoghurt. Susu, keju dan yoghurt juga mengandung protein tinggi dan mengandung kalsium serta vitamin D. Pilihlah susu skim atau rendah lemak untuk menjaga tulang dan gigi tetap kuat, serta membantu mencegah osteoporosis.

2. Sumber protein nabati.

Sumber makanan berprotein tinggi dari tanaman meliputi brokoli, gandum, dan kacang-kacangan seperti kacang polong, kacang almond, kacang tanah, buncis, atau kacang kedelai, termasuk tahu dan tempe. 

Tidak hanya sebagai sumber protein tinggi, brokoli juga mengandung serat, kalium, vitamin C, dan vitamin K, serta banyak mengandung nutrisi bioaktif yang dipercaya dapat melindungi tubuh dari kanker. Begitu juga dengan kacang-kacangan yang banyak mengandung protein, serat, dan magnesium.

Kebutuhan Protein Harian yang Baik Untuk Kesehatan Anda

Meskipun makanan berprotein tinggi memiliki manfaat kesehatan bagi banyak orang, namun tidak semua orang membutuhkannya secara berlebihan. 

Kebanyakan orang sudah mengonsumsi protein sekitar 15% dari total kalori makanan yang dikonsumsinya. Jumlah ini cukup untuk mencegah kekurangan protein. Kebutuhan harian akan protein yang direkomendasikan adalah 46 gram untuk wanita dan 56 gram untuk pria.

Penting bagi Anda untuk mempertimbangkan kandungan lemak dari makanan berprotein tinggi yang Anda konsumsi. Idealnya adalah mengonsumsi makanan berprotein tinggi yang lemak jenuhnya rendah. Selain itu, hati-hati mengonsumsi makanan berprotein tinggi dengan jumlah atau porsi berlebih. 

Pasalnya, kelebihan protein dapat menimbulkan masalah kesehatan seperti sakit perut, kembung, diare, peningkatan risiko penyakit asam urat dan radang sendi, penurunan tekanan darah yang tidak sehat, juga dapat mengakibatkan perubahan pola makan. 

Dan bagi Anda yang alergi terhadap salah satu protein dari makanan tertentu, dianjurkan untuk terlebih dahulu berkonsultasi ke dokter atau ahli gizi. Demikian dikutip dari alodokter.com.
Tags Hidup SehatMakanan SehatTips Sehat
Komentar