Menilik Buta Warna Parsial

Redaksi Rabu, 01 Juni 2022 09:02 WIB
RIAUHEADLINE.COM - Buta warna parsial adalah kondisi seseorang tidak dapat membedakan warna-warna tertentu, seperti warna hijau, biru, atau merah. Buta warna parsial umumnya terjadi akibat faktor keturunan.

Buta warna terjadi ketika seseorang tidak dapat melihat warna secara normal dan tidak dapat membedakan warna tertentu. 

National Eye Institute di Amerika Serikat menjelaskan, laki-laki lebih cenderung menderita buta warna dari pada perempuan. 

Karena gen yang bertanggung jawab atas penyebab paling umum dari buta warna ada pada kromosom X. Terdapat dua macam buta warna, yaitu buta warna parsial dan buta warna total.

Buta warna parsial terjadi apabila seseorang tidak dapat membedakan warna-warna tertentu, seperti warna hijau, biru, atau merah. 

Buta warna total atau achromatopsia terjadi apabila seseorang tidak dapat membedakan semua warna, yang tampak hanya hitam putih.

Jenis Buta Warna Parsial National Eye Institute membedakan dua jenis buta warna parsial, yaitu:

1. Buta Warna Parsial Merah-hijau


Jenis buta warna ini yang paling umum dialami, yaitu kondisi sulit untuk membedakan antara merah dan hijau. Ada empat jenis buta warna merah-hijau, yaitu: 

Deuteranomali: Melihat warna hijau terlihat lebih merah. Jenis ini ringan dan biasanya tidak mengganggu aktivitas normal. 

Protanomali: Melihat warna merah terlihat lebih hijau dan kurang cerah. Tipe ini ringan dan biasanya tidak mengganggu aktivitas normal. 

Protanopia: Tingkat kecerahan warna merah dan perpaduannya kurang akibat dari tidak adanya sel kerucut werah 

Deuteranopia: Tidak peka terhadap warna hijau karena retina tidak memiliki sel kerucut. 

2. Buta Warna Parsial Biru-kuning 


Jenis buta warna parsial biru-kuning membuat penderitanya sulit untuk membedakan antara biru dan hijau, dan antara kuning dan merah. Ada dua jenis buta warna parsial biru-kuning: 

Tritanomali: Sulit untuk membedakan antara biru dan hijau, dan antara kuning dan merah. 

Tritanopia: Tidak bisa membedakan antara biru dan hijau, ungu dan merah, serta kuning dan merah muda. Tritanopia juga membuat warna terlihat kurang cerah.

Penyebab Buta Warna Parsial 


Buta warna parsial dapat disebabkan oleh penyakit atau kerusakan yang terjadi pada retina atau saraf penglihatan. Kerusakan ini terkadang dapat dipulihkan dengan perawatan medis. 

Tanpa perawatan, kerusakan pada penglihatan bisa jadi permanen. Penyebab buta warna parsial yang paling umum adalah faktor keturunan. 

Buta warna parsial akibat kelainan genetik tidak dapat disembuhkan. Tetapi, saat ini tersedia kacamata yang dapat membantu penderita buta warna parsial untuk melihat warna lebih jelas.
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Editor    : Katadata
Tags Buta Warna ParsialJaga Kesehatan MataPenyakit Buta Warna ParsialPenyakit MataPenyebab Buta Warna ParsialTips Hidup Sehat
Komentar
Berita Terkait