Pekanbaru Kembali Dirundung Wabah Demam Berdarah
Selasa, 12 Mei 2015 17:17 WIB
PEKANBARU - Kondisi cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini membuat kota Pekanbaru kembali dibayang-bayangi penyakit demam berdarah dengue (DBD). Pasalnya dengan kondisi cuaca sekarang ini perkembangbiakan nyamuk aedes aegepty jadi semakin meningkat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru, Helda Suryani Munir kepada wartawan Selasa (12/5) mengatakan untuk minggu ke-18 tahun 2015 ini sedikitnya ada 14 kasus DBD di Pekanbaru. "Hal ini perlu mendapat perhatian semua pihak agar tidak semakin bertambah," jelasnya.
Upaya memerangi DBD ini, pihaknya sudah melakukan berbagai upaya, diantaranya melalui fogging dan penyelidikan Epidemiologi dengan memberikan abatisasi. "Fogging dilakukan di kawasan-kawasan yang ditemukan kasus demam berdarah," ungkapnya.
Menurut dia, upaya-upaya yang telah dilakukan Diskes ini tentunya tidak terlalu banyak artinya tanpa adanya dukungan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dan memberantas tempat-tempat bersarangnya nyamuk berdarah.
Diskes Pekanbaru sendiri tidak bosan-bosannya melakukan sosialisaski serta mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungannya dengan menggalakkan budaya gotong royong secara rutin di lingkungan masing-masing.
Disebutkannya, dalam musim pancaroba seperti sekarang ini masyarakat memang harus meningkatkan pola hidup bersihnya, karena biasanya nyamuk aeder aegepty sangat mudah berkembang. "Jadi kita harus budayakan gotong royong dan hidup bersih," tambahnya.
(rdk/mcr)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026
-
Hukrim
Abdul Wahid Bantah Perintah Setoran di Sidang Tipikor Pekanbaru
-
Hukrim
Kecelakaan Tol Pekanbaru-Dumai Tewaskan Dua Orang
-
Sosial
Wako Pekanbaru Hadiri Peringatan HUT Bhayangkara ke-79, Tegaskan Komitmen Kolaborasi dengan Polri
-
Lingkungan
Pelatihan Pengelolaan Pohon Menjadi Langkah Pekanbaru Wujudkan Kota Ramah Lingkungan

