• Home
  • Kesehatan
  • Sempena Hari Kartini, GOW Dumai Taja Seminar Kesehatan

Sempena Hari Kartini, GOW Dumai Taja Seminar Kesehatan

Minggu, 19 April 2015 15:54 WIB
Hj. Onny Chairunnisyah Widayat, yang juga ketua GOW Dumai ikut berpartisipasi dalam lomba tarik tambang dalam rangka memeriahkan Hari Kartini 2015, yang dilaksanakan di halaman eks Kantor Walikota Dumai Lama.
DUMAI - Guna memberikan pemahaman mengenai pentingnya kesehatan bagi tubuh manusia khususnya kaum wanita, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Dumai yang diketuai oleh Hj.Onny Chairunnisyah Widayat menaja kegiatan seminar kesahatan atau bincang sehat bersama Oriental Melaka Straits Medical Centre.

Tak tanggung-tanggung, dalam kegiatan tersebut, GOW Kota Dumai mendatangkan langsung dua narasumber yakni dokter specialis asal Negeri Jiran, Oriental Melaka Straits Medical Centre dengan keahlian yang berbeda. 

Kedua keahlian tersebut diantaranya adalah Dr. Lim Li Aik yakni dokter ahli bedah tulang (konsultan serta trauma bedah tulang) dan Dr. Yeap Chee Long yakni dokter ahli penyakit dalam (Specialist Internist).

Dikatakan Ketua GOW Kota Dumai Hj. Onny Chairunnisyah Widayat, dalam rangka membangun sumber daya manuasia (SDM) dan sempenaan semangat memeriahkan Peringatan Hari Kartini tahun 2015 yang puncaknya akan diperingati pada Selasa (21/4) mendatang.

Maka kali ini GOW Kota Dumai yang beranggotakan berbagai organisasi kewanitaan Kota Dumai juga turut memeriahkan Hari Kartini dengan memberikan sebuah persembahan bagi kaum Ibu Kota Dumai dengan penyelenggaraan Seminar Kesehatan tentang Penyakit Dalam dan Bedah Tulang.

"Alasan mengapa tema tentang penyakit dalam dan bedah tulang yang dipilih untuk diangkat pada kesempatan ini adalah, karena mungkin di dalam organ tubuh manusia secara langsung kedua penyakit ini tidaklah terliat, tetapi dapat dirasa oleh penderita melalui gejala yang nampak," jelasnya.

"Untuk itu penting rasanya jika masyarakat Kota Dumai khususnya kaum Ibu untuk diberi pemahaman atas bahaya dan gejala tentang kedua penyakit tersebut agar tetap selalu menjaga kesehatan diri beserta keluarganya," tambah Istri Wakil Walikota Dumai tersebut.

Untuk itu, Onny berpesan dan berharap kepada seluruh peserta seminar yang memang didominansi oleh Ibu-ibu yang berasal dari seluruh organisasi wanita yang ada di Kota Dumai tersebut, untuk dapat mengikuti seminar dan acara tersebut dengan baik, dan aktif secara seksasama. 

"Semoga kegiatan ini dapat mebawa dan memberikan pemahaman serta pengetahuan yang bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar," harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Yeap Chee Long yakni dokter ahli penyakit dalam (Specialist Internist) memberikan materi terkait Kanker Payudara yang memang dinilai sebagai penyakit yang sangat serius dan sangat sering terjadi dikalangan wanita, sebab Kanker Payudara merupakan penyakit nomor satu terbanyak dan paling tinggi diseluruh dunia.

"Bincang sehat ini saya khususkan untuk membahas Kanker Payudara yang biasanya resiko akan semakin tinggi bila wanita sudah memasuki umur 40 tahun keatas, namun tak menutup kemungkinan untuk mengidap pada wanita dibawah 40 tahun. Untuk itu marilah wanita Indonesia khususnya Kota Dumai untuk dapat meningkatkan informasi terkait resiko dan langkah-langkah pencegahan melalui bincang sehat ini," katanya.

Diharapkan Dr. Yeap Chee Long, agar para hadirin untuk dapat lebih prihatin terhadap penyakit khususnya Kanker Payudara, dan dapat mempelajari dan memahami ilmu awam agar dapat menghindari diri dan keluarga dari penyakit mematikan tersebut.

"Senantiasalah menjaga kesehatan diri dan mengambil tau kondisi badan wanita terutama payudara, memahami sejaharah keluarga, dan senantiasa memeriksakan diri ke dokter secara berkala, dan tetaplah menjadi wanita dan Ibu sehat serta cekatan," pungkasnya.

Sementara Dr. Lim Li Aik yakni dokter ahli bedah tulang (konsultan serta trauma bedah tulang), dalam kesempatan tersebut berhasil memberikan pemahaman terhadap tamu undangan yang hadir seputar penyakit sendi lutut serta bagaimana cara perawatan dan pengobatannya.

"Penyakit sendi merupakan penyakit yang amat biasa dan serius dikalangan wanita yang telah memasuki usia penuaan, sendi lutut sendiri dapat diawali oleh rawatan yang lebih senang dan sempurna yakni dengan rawatan melalui operasi. Operasi sendi sendiri tidaklah sesusah dan sesulit yang dikira," paparnya.

Dijelaskannya, sendi lutut biasanya terjadi pada usia 50 tahun keatas, sebab dimasa tersebut hormon-hormon wanita sudah mulai mengalami pelapukan atau tulang rapuh (Osteoporosis), kemudian disaat yang bersamaan diusia yang tak lagi muda tersebut banyak wanita yang sudah mengalami pemberhentian haid (Menopause).

"Cara pencegahan untuk kamu wanita adalah, pahami dulu tanda-tanda gejala sakit lutut atau penyakit sendiri lainnya. Kemudian cara termudahnya adalah kuruskan dan idealkanlah berat badan anda mulai saat ini. Dan pesan saya, tetaplah menjada pola hidup dan makan serta tak lupa untuk menjalankan olahraga," pesannya.

Tamu undangan saat itu yang terdiri dari masing-masing Organisasi Kewanitaan Kota Dumai sangatlah antusias dalam mengikuti Seminar ataupun Bincang Sehat tersebut, sebab selain mendapatkan ilmu yang berguna dan bermanfaat bagi kesehatan.

(via/via)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar