• Home
  • Kesehatan
  • Tangkal Corona, Kader Posyandu Binaan Pertamina Belajar Buat Hand Sanitizer

Tangkal Corona, Kader Posyandu Binaan Pertamina Belajar Buat Hand Sanitizer

Hadi Pramono Senin, 23 Maret 2020 15:11 WIB
Kader Posyandu binaan Pertamina Dumai belajar membuat hand sanitizer di rumah kreatif BUMN Dumai.
DUMAI - Untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19, sejumlah kader Posyandu binaan Pertamina di Kelurahan Tanjung Palas dan Jaya Mukti, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai belajar membuat hand sanitizer, Minggu (22/3/2020) di Rumah Kreatif BUMN, Kota Dumai.

Ayuniar, Ketua Kelompok Posyandu Sehat Anak Tercinta dan Ibu (SEHATI) menyatakan dirinya mengucapkan terima kasih atas pengetahuan cara membuat hand sanitizer yang difasilitasi melalui program Pertamina Peduli. 

Posyandu SEHATI merupakan salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina yang meliputi pembinaan kegiatan dan kader kepada 13 posyandu di Kelurahan Tanjung Palas dan Jaya Mukti, Kecamatan Dumai Timur sejak 2018.

“Dengan pengetahuan ini, kami akan coba terapkan dan bagikan pengetahuan ini agar dapat membantu mencegah penyebaran virus Corona,” ujar Ayuniar.

Pelatihan ini juga memperhatikan aspek social distancing atau jarak interaksi sosial dengan membatasi jumlah peserta hanya diikuti oleh 5 orang perwakilan dari kader posyandu, yaitu posyandu Kutilang, posyandu Muslim, posyandu Camar, posyandu Murai dan posyandu Nelayan. Selain itu posisi duduk pada saat pelatihan juga diatur agar tidak saling berdekatan. 

Pelatih pada kesempatan tersebut adalah Pranata Laboratorium Kesehatan Pelaksana Lanjutan, Irma Wardani dan Dr. Hafiz dari Puskesmas Dumai Timur.

“Cara membuat hand sanitizer ini sangat mudah dan sederhana. Pembuatannya pun sangat cepat. Namun demikian kita tetap harus memahami kandungan-kandungan yang ada di dalamnya agar tidak salah dalam pembuatannya,” imbuh Irma Wardani.

Pada kesempatan itu, Puskesmas Dumai Timur juga berkesempatan mensosialisasikan kembali mengenai Covid-19 kepada kader Posyandu SEHATI agar masyarakat dapat mematuhi setiap instruksi yang telah diberikan dan menghimbau untuk tidak perlu panik dalam menghadapi pandemi ini.

Unit Manager Communication, Relations & CSR Refinery Unit (RU) II PT Pertamina (Persero) Brasto Galih Nugroho mengungkapkan bahwa pihaknya berupaya untuk membantu pemerintah dalam menanggulangi wabah virus pandemi yang tengah terjadi. Salah satunya dengan melatih kader Posyandu SEHATI binaan Pertamina.

“Banyak hal yang bisa dilakukan untuk menekan angka penyebaran Covid-19, utamanya adalah mejaga Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), seperti sering mencuci tangan menggunakan sabun atau Hand Sanitizer,” kata Brasto.

Menurutnya telapak tangan merupakan salah satu media paling cepat penyebaran virus ini karena selalu digunakan untuk menggenggam berbagai macam benda yang kita tidak tahu bagaimana kebersihannya, termasuk menggegam benda yang dipegang banyak orang di berbagai tempat.

“Melalui kader posyandu binaan, kami berharap dapat peserta pelatihan dapat mensosialisasikan kepada masyarakat dan keluarga khususnya yang berada di  sekitar wilayah operasi Pertamina untuk rajin-rajin mencuci tangan, terlebih menggunakan hand sanitizer yang dapat dibuat sendiri,” tambah Brasto.

Di Pertamina sendiri, Brasto menjelaskan pihaknya tengah gencar menyerukan edukasi Covid-19 sebagai upaya pencegahan melalui berbagai media komunikasi yang dimilikinya.

“Kami memasang banyak spanduk maupun x-banner di beberapa tempat yang berisikan himbauan tentang Covid-19. Selain itu kami juga aktif di sosial media @pertamina dan @pertaminaru2 untuk para followers kami,” ujar Brasto.

Menurutnya penanggulangan Covid-19 tidak hanya dilakukan oleh tim medis atau dunia kesehatan saja, tapi seluruh elemen masyarakat harus bergerak untuk lebih sadar terkait virus ini.

“Pertamina juga membuka saluran komunikasi melalui Call Center 135 bagi pekerja Pertamina dan keluarganya yang ingin berkonsultasi atau mendapatkan informasi seputar Covid-19,” tutup Brasto. 
Tags BUMNPertamina DumaiVirus CoronaVirus Covid-19Virus Covid 19
Komentar