- Home
- Lingkungan
- 2014, Pemkab Meranti Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros
2014, Pemkab Meranti Prioritaskan Pembangunan Jalan Poros
Rabu, 08 Januari 2014 11:04 WIB
SELATPANJANG - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus menggesa percepatan pembangunan infrastruktur dasar pada tahun anggaran 2014.
Kebijakan ini dilakukan Pemkab sebagai upaya untuk menggesa percepatan akses pelayanan public dan membuka keterisoliran puluhan desa yang diharapkan akan berdampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat di pedesaan.
Kepala Dinas pekerjaan Umum Kabupaten Kepulauan Meranti Anuar Zaenal mengungkapkan hal ini, kemarin menyikapi kebijakan Pemkab Meranti dalam mengalokasikan besaran anggaran APBD tahun 2014 untuk pembangunan infrastruktur.
“Soal berapa besaran alokasinya, itu masih relatiflah. Artinya, kita belum bisa menetapkan secara pasti angkanya, masih dalam perhitungan. Yang jelas, cukup besar karena ini menyangkut prioritas utama.
Untuk 2014 ini, salah satu prioritas utama kita adalah menggesa percepatan pembangunan akses jalan poros di empat pulau besar ini, termasuk Pulau Rangsang, Merbau, Tebing Tinggi dan Pulau Padang” ungkap Anuar Zaenal.
Menurut Anuar Zaenal, Meranti saat ini memang dihadapkan dengan persoalan masih minimnya infrastruktur dasar, terutama akses jalan poros dan jalan desa.
Tidak hanya di Kecamatan Tebing Tinggi Timur dan Barat. Kondisi yang sama juga terjadi di kecamatan Rangsang, Rangsang Pesisir dan Pulau Merbau serta Kecamatan Merbau sendiri.
Dari beberapa titik lokasi tersebut, akses pembangunan jalan poros di kecamatan Rangsang Pesisir-Rangsang dan Rangsang Barat merupakan daerah yang paling sulit. Termasuk Pulau Merbau, yang posisi letak geografis dan bentangan alamnya sama dengan Pulau Rangsang.
Akses pintu masuk untuk membangun infrastruktur di kedua pulau terluar ini, harus melalui pesisir utara yang berhadapan langsung dengan perairan Selat Malaka.
Yang sulitnya, pada saat musim tertentu perairan Selat Malaka ini sering dilanda ombak besar sehingga sulit untuk melakukan mobilisasi material ke titik lokasi.
Disisi lainnya, kondisi bentangan alamnya kawasan pantai di kedua pulau terluar ini juga landai. Dengan kondisi ini, jelas akan berpengaruh pada bongkar muat material proyek.
"Hal ini yang menjadi alasan kuat bagi Pemkab Meranti untuk segera menggesa pembangunan jalan poros di Pulau Rangsang dan Pulau Merbau pada tahun 2014 ini," katanya.
Sedangkan untu pembangunan Alai – Mengkikip yang menghubungkan ke roro Kampung Balak, juga dilakukan. Namun, untuk akses jalan Alai-Mengkikip Kampung Balak ini akan dialokasikan melalui APBD Propinsi Riau.
"Untuk tahun anggaran 2014 ini, diperkirakan dialokasikan anggaran sebesar 60 milyar rupiah. Jadi untuk tahun 2014 ini, kita focus membangun jalan poros di setiap kecamatan dan akses jalan-jalan lainnya” beber Kadis PU Meranti tersebut.
Menyinggung startegi kualitas, Anuar mengakui, kebijakan pembangunan akses jalan poros atau jalan koridor yang digegas Pemkab Meranti, memang tidak difokuskan pada sisi kuantitas.
"Pemkab berfikir untuk lebih mengedepankan pada sisi peningkatan kualitas, baik dari sisi konstruksi maupun azas manfaatnya. Konsep pembangunan koridor ini akan dilakukan dengan system base, tidak lagi dengan system semenisasi," ucapnya.
Hal ini dengan dasar pertimbangan kualitas, kontruski tanah maupun kepentingan masa depan dan anggaran. Harapannya, tentunya agar produk pembangunan yang dihasilkan lebih maksimal.
“Kita ingin kedepan, jalan lingkar di Pulau Rangsang, Merbau dan Pulau Padang ini bisa dilalui kendaraan roda dua. Tidak hanya untuk mendukung aktifitas ekonomi masyarakat, tapi juga social, termasuk penggunaan amublance," katanya.
Hal ini tentunya akan menyerap anggaran yang sangat besar. Untuk itu, tahap awal pihaknya akan manfaatkan besaran kekuatan APBD murni dan setelah itu untuk peningkatan standarisasi jalannya dan akan diupayakan memanfaatkan sharing anggaran dengan APBN.
"Pulau Rangsang, Merbau dan Pulau Padang adalah pulau terluar NKRI. Jadi kita punya alasan kuat untuk meminta dukungan anggaran APBN dan kita optimis bisa terealisasi," pungkasnya.***(fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

