Dilanda Banjir

300 Hektar Padi Petani Kuansing Gagal Panen

Senin, 01 Desember 2014 11:42 WIB
KUANSING : Kepala Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Kuansing, Maisir mengatakan, musaibah banjir yang terjadi sepekan belangan ini di sebahagian wilayah di Kuansing mengakibatkan sekitar 300 hektar tanaman padi milik petani rusak parah.

Kata Maisir, Akibat banjir selama tiga kali belakangan ini membuat padi yang baru ditanam hancur alias fuso. Sehingga warga harus melakukan penanaman ulang.

Maisir, saat peninjauan pasca banjir Sabtu (29/11/14) kemarin, meninjau lahan sawah warga Desa Pulau Kepung Sentajo Kecamatan Sentajo Raya.

Diakui Maisir lahan padi masyarakat yang terparah dilanda fuso cukup terdapat di Desa Pulau Baru Kopah dan di Desa Munsalo Kopah serta Desa Pisang Berebus, Kecamatan Gunung Toar. 

Dari hasil peninjauan pihaknya, diketahui sebagian padi yang baru ditanam sudah mulai membusuk dan banyak yang patah akibat banjir.

Untuk meringankan beban warga kata Maisir, Dinas Tanaman Pangan Kuansing akan mengajukan bantuan kepada Pemerintah Kabupaten untuk membeli benih padi bagi para petani di seluruh wilayah Kabupaten Kuantan Singingi.

" Kita rencanakan untuk 1 hektare lahan pembenihan akan dibantu 25 kilogram bibit benih padi, sedangkan jenis benih tergantung keinginan petani,"ujarnya.

Maisir berjanji akan memperjuangkan hal ini semaksimal mungkin. Sehingga petani sawah tetap bisa panen.

(dri/dri)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar