- Home
- Lingkungan
- Asap Pekat, Sejumlah Sekolah di Pelalawan Pulangkan Murid
Asap Pekat, Sejumlah Sekolah di Pelalawan Pulangkan Murid
Rabu, 19 Februari 2014 09:45 WIB
PANGKALANKERINCI - Menyusul asap pekat yang terjadi Rabu pagi (19/2/14) sejumlah sekolah di Kabupaten Pelalawan memilih memulangkan siswanya. Upaya tersebut dilakukan mengantisipasi keadaan terburuk terhadap kesehetan siswa.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan MD Rizal Abbas yang di hubungi wartawan melalui telepon genggamnya, Rabu (19/2/14) mengakui ada sejumlah sekolah yang menghubungi Dinas untuk memulang siswa terkait tebalnya kabut asap.
"Sampai pagi tadi, ada sejumlah sekolah yang menghubungi kita meminta ijin untuk memulangkan siswa. Untuk menghindari keadaaan terburuk kita menyetujuinya," jelas MD Rizal.
Berdasarkan pantauan dilapangan, misalnya SMP 4 justru pihak dinas yang meminta kepada pihak sekolah untuk memulangkan para siswanya. "Iya di SMP 4 malahan kita yang meminta kepada pihak sekolah untuk memulangan siswa. Sebab disitu asapnya terlalu pekat," katanya.
Di Pangkalan Kerinci, sebut MD misalnya di SD 007 dan sekitarnya juga memilih memulangkan para siswanya. "Inikan bersifat situasional saja, jika kondisi asap kian tebal, kita meminta untuk menghentikan aktivitas belajar mengajar, namun jika baik lagi kembali seperti biasa belajar," jelas MD lagi.
Namun demikian, kata MD, Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan terus berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan, Badan Lingkungan Hidup Pelalawan. "Kita terus berkoordinasi dengan dua instansi ini," tukasnya.***(feb)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

