- Home
- Lingkungan
- BMKG Sebut Titik Panas Sumatera Meningkat
BMKG Sebut Titik Panas Sumatera Meningkat
Senin, 10 Februari 2014 14:35 WIB
PEKANBARU - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Pekanbaru, Riau, menyatakan titik panas (hotspot) di daratan Sumatera terdeteksi oleh Satelit Terra dan Aqua kembali meningkat dari 16 menjadi 62 titik.
"Sebelumnya 16 titik panas tersebut tersebar di tiga daerah seperti Provinsi Aceh ada sebanyak delapan titik, kemudian Sumatera Utara terdapat tiga titik, dan di Riau terdeteksi ada lima titik," kata Analis BMKG Stasiun Pekanbaru, Ibnu Amiruddin kepada pers di Pekanbaru, Senin.
Ia menjelaskan, untuk pagi ini sekitar pukul 05.00 WIB, "hotspot" di Sumatera kembali meningkat menjadi 62 titik tersebar di sebanyak lima provinsi.
Terbanyak kata dia berada di Provinsi Riau yakni mencapai 36 titik, kemudian Sumatera Utara terdeteksi sekitar 17 "hotspot".
Sementara itu, lanjut kata Ibnu, sisanya berada di daratan Kepulauan Riau sebanyak enam titik, Aceh ada dua, dan Jambi terdapat satu "hotspot".
Ibnu mengatakan, bahwa sekitar 80 persen titik panas tersebut merupakan peristiwa kebakaran lahan yang merupakan penyebab munculkan kabut asap di berbagai wilayah kabupaten/kota di Riau.
Ia menjelaskan, bahwa naik dan turunnya jumlah "hotspot" yang terdeteksi oleh Satelit Terra dan Aqua merupakan kondisi yang terjadi dalam satu pekan terakhir.***(ant)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

