Banjir Rendam Bagian Timur Bagansiapiapi

Senin, 23 Desember 2013 15:27 WIB

BAGANSIAPIAPI - Hujan deras mengguyur Bagansiapiapi, Kecamatan Bangko sejak Minggu (22/12) lalu menyebabkan genangan air mencapai 50 cm hingga 75 cm. Wilayah yang kebanjiran itu mulai dari Kepenghuluan Parit Aman, Serusa, Bagan Jawa, Bagan Timur, Bagan Hulu dan Bagan Punak Meranti.

Banjir musiman ini membuat beberapa ruas jalan tergenang dan bahkan warga sudah mulai mempergunakan sampan kecil untuk menjalankan aktivitas keluar rumah.

Pantauan media ini, Senin (23/12/13) melihat beberapa lokasi antaranya Bagan Jawa kampung lama, Jalan Tangko, Madrasah, Jalan Siak, Bahagia, Selamat hingga Jalan Skip dan Jalan Bulan bagian ujung genangan air berwarna hitam atau air darat menggenagi ruas jalan tersebut. 

"Selain di sebabkan curah hujan tinggi juga karena dibukanya aliran anak sungai Bevag (Parit Gepak) menuju sungai Pabrik,ini juga dampaknya karena sifat air mencari daerah rendah," ucap Muklis (43) warga Bagan Jawa dengan menunjukan beberapa anak sungai lainya.

Melihat dari warna air agak kehitam-hitaman menurut sumber konon berasal dari darat. "Di bagian darat kea rah timur sana memang tanahnya pematang atau tinggi, jadi curah hujan lebat membuat air turun khususnya di hutan berbatasan dengan Kota Dumai di bagian timur Kota Bagansiapiapi ini," katanya.

Muklis sehingga di prediksi jika menjelang Januari nanti maka ketinggian air terus meningkat. "Ini belum puncak curah hujan jika melihat tanda-tanda alam," ucap Muklis dengan menambahkan juga ada kaitanya dengan semakin rusaknya habitan hutan karena perambah hutan di perbatasan Rohil-Dumai.

Di kantor Camat bangko sendiri di Jalan Gedung Nasional Bagansiapiapi terlihat dibuat semacam pelantaran dari papan untuk dapat di lalui hingga ke kantor Camat Bangko. 

"Ini sengaja dibuat untuk dapat dilalui karena jika tidak ada kembatan papan ini maka sepatu akan tenggelam oleh air yang sudah menggenagi halaman upacara di kantor camat ini," ucap seorang staf yang enggan namanya di tulis.

Sementara Camat Bangko HM Nurhidayat SH menyebutkan bahwa memang beberapa lokasi dalam Kecamatan Bangko merupakan daerah rawan di genangi air karena kerendahan dan juga di sinyalir tersumbatnya saluran air menuju anak sungai Rokan.

"Memang ada beberapa lokasi yang keram menjadi banjir selain karena memang merupakan daerah rawa dan rendah juga tersumbatnya tali air, mengatasinya seperti di beberapa Kepenghuluan sudah melakukan gotong royong agar air lancar mengalir ke kuala atau sungai Rokan," kata Nurhidayat.

Seiring itu HM Nurhidayat SH juga menghimbau kepada masyarakat untuk memperhatikan kosehatan baik air di konsumsi maupun yang akan di pakai untuk mencuci atau lain sebagainya. 

"Tingkatkan kewaspadaan untuk tidak sembarangan mengkonsumsi air dan juga jaga kebersihan lingkungan," kata Nurhidayat SH karena seiring dengan kondisi hujan dan banjir maka sangat di kawatirkan berjangkitnya DBD di daerah-daerah yang mengalami banjir tersebut. (Yan Faizal)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar