Besok, Disnakertrans Dumai Pantau K3 di 11 Perusahaan

Minggu, 12 Januari 2014 21:22 WIB

DUMAI - Besok, Senin (13/1) Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Dumai akan turun ke lapangan untuk melihat secara dekat pelaksanaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di 11 Perusahaan di kota Dumai.
 
Hal tersebut disampaikan, Kepala Bidang (Kabid) Pengawasan dan Syarat Kerja Disnakertrans Kota Dumai Muhammad Fadhly akhir pekan kemarin. 'Jika tak ada aral melintang, besok Senin (13/1/2014) Disnakertrans Kota Dumai akan turun ke lapangan untuk melihat secara dekat pelaksanaan K3 di 11 Perusahaan dikota Dumai,' katanya.
 
Menurut Fadly, tujuan dari agenda ini agar seluruh perusahaan melaksanakan program K3 dengan cara membentuk Sistem Manajemen K3 (SMK3) yang diharapkan dapat meningkatkan pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja. Lebih lanjut, Fadly mengatakan, di kota Dumai hanya 11 perusahaan yang aktif dan sudah membentuk Panitia Pembina K3 (P2K3).
 
'Kegiatan ini juga sebagai upaya mensukseskan program zero accident agar penghargaan sebagai pembina K3 terbaik tingkat Nasional dapat kita pertahankan. Untuk itu 15 Perusahaan di kota Dumai tahun ini akan diajukan Disnakertrans untuk mengikuti lomba K3,' terangnya.
 
'Perusahaan yang masuk nominasi zero accident adalah perusahaan yang telah melakukan Pemeriksaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) diawal, berkala dan khusus. Kemudian, memiliki ahli keselamatan dan kesehatan kerja, serta telah menerapkan norma-norma keselamatan dan kesehatan kerja secara umum di perusahaan dan memiliki zero accident,' tambahnya tanpa merinci Perusahaan mana saja yang akan diajukan menerima penghargaan Zero Accident 2014
 
Dan perusahaan yang diajukan menerima zero accident adalah perusahaan yang tidak memiliki catatan kecelakaan kerjadi lokasi kerja baik bersifat cidera hingga kematian pada saat kerja.
 
Diakui Fadly, Disnaker terus mengkampanyekan Zero Accident, hal tersebut dilakukan sebagai salah satu metode untuk mengurangi potensi kecelakaan kerja yang disebabkan oleh kesalahan manusia (human error). Sehingga dengan menerapkan metode tersebut diharapkan dapat memperbaiki atau bahkan meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja di perusahaan dalam upaya mewujudkan Zero Accident.
 
Terakhir, Fadly menegaskan bahwa tahun sebelumnya, dikota Dumai ada 11 Perusahaan yang menerima penghargaan Zero Accident. Penghargaan tersebut mengantarkan Dumai menerima penghargaan Pembina K3 Terbaik Tingkat Nasional.
 
'Sejak 2011 hingga 2013, Dumai menerima penghargaan pembina K3 terbaik tingkat Nasional, penghargaan diterima langsung Walikota Dumai, H. Khairul Anwar dari Menakertrans RI di Jakarta. Dan kita optimis mampu mempertahankan penghargaan tersebut ditahun ini,' pungkasnya.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar