- Home
- Lingkungan
- Bupati Meranti: Dana PNPM 2014 Diprioritaskan Infrastruktur Pulau Terluar
Bupati Meranti: Dana PNPM 2014 Diprioritaskan Infrastruktur Pulau Terluar
Sabtu, 14 Desember 2013 14:13 WIB
SELATPANJANG - Pemkab Kepualauan Meranti tetap berkomitmen untuk memprioritaskan percepatan pembangunan infrastruktur di pulau-pulau terluar.
Maka dari itu alokasi anggaran pembangunan melalui program APBD Murni, dan PNPM Mandiri yang diterima Meranti tahun 2014 nanti difokuskan untuk memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar di pulau-pulau terluar, seperti Pulau Rangsang, Merbau dan Pulau Padang.
Bupati Kepulauan Meranti Irwan Nasir mengungkapkan hal itu, Jumat (13/12), saat menyikapi minimnya ketersediaan infrastruktur dasar di pulau-pulau terluar tersebut.
"Soal berapa besaran alokasi anggaran masing-masingb pulau, ini masih fleksibel. Kita evaluasi dulu berapa kekuatan anggaran PNPM Mandiri yang turun dan kita singkronkan dengan program percepatan pembangunan yang menjadi skala prioritas, berdasarkan kebutuhan masyarakat," katanya.
Pihaknya inginkan alokasi realisasi pengelolaan dana PNPM Mandiri untuk percepatan pemerataan pembangunan infrastruktur benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat. Tidak hanya dari sisi kuantitas, tapi juga secara kualitas.
Menurut Irwan, dari tiga pulau terluat yang dimiliki Meranti tersebut, kondisi infrastruktur yang paling parah ditemukan di Pulau Merbai dan Pulau Rangsang. Sebagian besar akses jalan, jembatan dan pelabuhan di dua pulau terluar ini dalam kondisi yang memprihatinkan.
Kalaupun akses jalan di Pulau Rangsang sudah tersentuh pembangunan pada masa zaman Bengkalis, kondisinya sudah rusak parah. Tidak hanya akses jalan lingkungan, jalan lintas antar desa, bahkan akses jalan porosnya juga rusak berat.
Demikian juga dengan kondisi akses jalan di Pulau Merbau. Daerah ini lebih parah lagi, pada saat musim hujan akses jalannya tidak bisa dilalui karena hancur. Untuk itu, Pemkab Kepulauan Meranti berkomitmen untu memprioritaskan pengelolaan dana PNPM Mandiri tahun 2014, ke dua pulau terluar ini.
“Hal ini tidak berarti daerah lain tidak diakomodir. Desa-desa lainnnya tetap diakomodir, hanya saja tidak memaksimalkan anggaran PNPM Mandiri desa, melainkan dana APBD munri dan ADD. Dengan kebijakan ini, kita berharap percepatan pembangunan infrastruktur benar-benar berjalan maksimal mulai tahun 2014 ini” bebernya.
Disisi lainnya, Irwan juga menegaskan agar penyusunan program pembangunan dimasing-masing SKPD dilakukan dengan tetap saling menjalin koordinasi dengan lintas ektor SKPD terkait lainnya.
Hal ini dimaksudkan agar, pencapaian hasil program pembangunan benar-benar berjalan maksimal, tidak sepenggal-sepenggal antara satu SKPD dengan SKPD lainya. Bagaimanapun juga, antara masing-masing program pembangunan yany digulirkan, akan saling terkait antara satu dengan lainnya.
“Buang jauh-jauh ego satker. Kita ini semua adalah sebuah team work, yang saling mendukung dan saling berkorelasi antara satu SKPD dengan SKPD lainnya. Untuk itu, saya berharap agar dalam penyusunan anggaran, bisa dilakukan secara terkoordinasu dengan satker lainya. Kita inginkan agar hasil proses pembangunan yang dihasilkan benar-benar tepat sasaran” imbuhnya.***(mus/hkc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

