- Home
- Lingkungan
- Bupati Pelalawan Pimpin Apel Siaga Penanggulangan Karhutla
Bupati Pelalawan Pimpin Apel Siaga Penanggulangan Karhutla
Senin, 10 Februari 2014 14:15 WIB
PANGKALANKERINCI - Bupati Pelalawan HM Harris haris mendesak kepada seluruh perusahaan yang beroperasi dikabupaten Pelalawan untuk mempunyai andil dalam mengantiksipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutlah). Salah satunya, mereka harus mempunyai tim Karhutla. Hal ini disampaikan Bupati saat meminpin apel siaga Karhutla, Senin pagi (10/2/14).
"Perusahaan harus mempunyai andil, besar dalam mencegah Karhutlah. Untuk itu diminta kepada mereka harus memiliki tim Karhutlah sendiri. Apalagi rata-rata perusahaan ini menguasai lahan perkebunan di Kabupaten Pelalawan," papar Harris usai apel.
Jika ada titik api yang terjadi di lahan mereka (perusahaan red) ujar Harris pihak perusahaan harus sigap menjinakkan api supaya tidak meluas. "Nah, dengan memiliki tim Karhutlah sendiri, jika ada kebakaran tentu bisa diantisipasi oleh pihak perusahaan," tegas Harris.
Terlebih lagi, Karhutlah dikabupaten Pelalawan beberapa hari terakhir ini, sebut Harris sudah mengkwatirkan sekali. "Sebagaimana kita ketahui informasi masih dilapangan sudah terjadi dua ribuan lahan yang terbakar di kabupaten Pelalawan. Angka ini tentu sangat mengkwatirkan sekali," imbuh Harris.
Dilain pihak Harris juga meminta kepada para Camat untuk mensosialisasikan hingga kedesa-desa ikhwal Karhutlah ini. "Iya saya meminta kepada Camat melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang Karhutlah ini," tukas Harris.***(feb)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

