Hindari Tahun Politik,
Pemkab Pelalawan Tunda Pencairan Dana Bansos Rp35 Miliar
Senin, 10 Februari 2014 14:13 WIB
PANGKALANKERINCI - Bantuan Sosial (Bansos) yang sudah dianggarkan Pemkab Pelalawan Rp35 miliar pada APBD 2014 belum bisa digunakan. Bantuan tersebut baru bisa direalisasikan setelah Pemilu, atau tepatnya setelah Pilpres 2014 mendatang.
"Memang Bansos ini sudah dianggarkan pada APBD Pelalawan 2014 sebesar Rp35 miliar. Sebetulnya, anggaran itu sudah bisa digunakan. Namun, sekarang kan tahun politik, maka Bansos ini kami pending dulu, hingga Pilpres tuntas," terang Bupati Pelalawan M Harris saat berbincang dengan awak media, termasuk riauterkini, di Media Center kantor Bupati Pelalawan, Senin (10/2/14).
Upaya pending realisasi Bansos ini adalah untuk menghindari gonjang-ganjing dari khalayak ramal menyangkut tahun 2014 ini adalah tahun politik. "Ini yang kami khawatirkan, banyak yang memandang miring bahwa Bansos tersebut disalahgunakan oleh pejabat untuk kepentingan politik. Guna meluruskan pandangan itu, alangkah lebih baiknya anggaran Bansos kami pending," ujar Harris.
Terkait Bansos ini, saat ini tim verifikasi melakukan pendataan terhadap usulan-usulan yang sudah diterima. "Iya, usulan yang masuk tidak serta-merta diterima. Semua diverifikasi oleh tim," kata Harris.
Tim verifikasi ini bertujuan untuk menghindari penyalahgunaan anggaran Bansos.***(feb)
"Memang Bansos ini sudah dianggarkan pada APBD Pelalawan 2014 sebesar Rp35 miliar. Sebetulnya, anggaran itu sudah bisa digunakan. Namun, sekarang kan tahun politik, maka Bansos ini kami pending dulu, hingga Pilpres tuntas," terang Bupati Pelalawan M Harris saat berbincang dengan awak media, termasuk riauterkini, di Media Center kantor Bupati Pelalawan, Senin (10/2/14).
Upaya pending realisasi Bansos ini adalah untuk menghindari gonjang-ganjing dari khalayak ramal menyangkut tahun 2014 ini adalah tahun politik. "Ini yang kami khawatirkan, banyak yang memandang miring bahwa Bansos tersebut disalahgunakan oleh pejabat untuk kepentingan politik. Guna meluruskan pandangan itu, alangkah lebih baiknya anggaran Bansos kami pending," ujar Harris.
Terkait Bansos ini, saat ini tim verifikasi melakukan pendataan terhadap usulan-usulan yang sudah diterima. "Iya, usulan yang masuk tidak serta-merta diterima. Semua diverifikasi oleh tim," kata Harris.
Tim verifikasi ini bertujuan untuk menghindari penyalahgunaan anggaran Bansos.***(feb)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

