- Home
- Lingkungan
- Camat Sinaboi Pertahankan Potensi Lahan Pertanian
Camat Sinaboi Pertahankan Potensi Lahan Pertanian
Minggu, 05 Januari 2014 13:04 WIB
SINABOI - Lahan potensial di sektor pertanian tanaman pangan khususnya padi di semua daerah sentra yang ada di Kecamatan Sinaboi, Kabupaten Rohil harus dipertahankan. Karena, sektor pertanian di Kecamatan Sinaboi juga memiliki nilai prospek yang bagus. Untuk itu, lahan pertanian jangan dialihfungsikan.
Camat Sinaboi Basri kepada sejumlah awak media diruang kerjanya akhir pekan ini mengatakan, kendati termasuk sebagai daerah pesisir pantai, namun Kecamatan Sinaboi memiliki daerah sentra di sektor pertanian. Daerah sentra pertanian itu tersebar di tiga kepenghuluan yakni Rajabejamu, Sungainyamuk dan Darussalam.
Kemudian mengenai ancaman terhadap kegiatan yang mengarah kepada alihfungsi lahan, lanjut Basri, kondisinya juga mulai terlihat di tiga daerah sentra di Kecamatan Sinaboi tersebut. Sebagian kegiatan alihfungsi lahan tersebut mengarah kepada usaha di sektor perkebunan kelapa sawit. Menurutnya, gejala seperti itu, boleh dikatakan sudah ada.
"Untuk itu, saya mengimbau dan mengajak masyarakat khususnya petani agar dapat mempertahankan lahannya. Artinya, lahan yang sudah ada itu jangan dialihfungsikan. Sektor pertanian di Kecamatan Sinaboi, kondisinya masih sangat menjanjikan. Malahan, kegiatan pertaniannya setiap tahun terus mengalami peningkatan," ungkap Basri.
Sedangkan dari sekitar empat ribu hektare lahan pertanian, kondisinya terus meningkat menjadi sekitar enam ribu hektare. Hasil panennya selain dipasarkan di dalam juga ada yang dibawa keluar. Di antaranya ke Kota Dumai maupun Tanjungbalai Asahan Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Kendati memiliki potensi di sektor pertanian, namun berbagai permasalahan masih tetap ditemui di Kecamatan Sinaboi. Permasalahan yang muncul tersebut yakni faktor banjir.
"Dimana di sepanjang 2013 lalu, tanaman padi yang rusak terendam di Kecamatan Sinaboi mencapai 62 hektare. Sedangkan persemaian yang rusak terkena banjir untuk luas tanam 1.185 hektare. Persoalan lainnya, sektor irigasi di tiga daerah sentra pertanian di Kecamatan Sinaboi masih belum memadai. Sehingga, untuk mengoptimalkan sektor pertanian maka sistemnya masih menerapkan tadah hujan," jelasnya.
Gilirannya, kegiatan pertaniannya hanya dapat dilakukan satu kali dalam setahun. "Masalah irigasi ini sudah kita sampai ke instansi terkait. Kita berharap agar tiga daerah sentra pertanian kita itu di sentuh program pembangunan irigasi. Sehingga, sektor pertanian di tempat kita bisa optimal lagi. Semua ini juga untuk kepentingan masyarakat disini," pungkas Camat Sinaboi. (dok)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

