- Home
- Lingkungan
- Dermaga Pelabuhan Turap Terancam Ambruk di Kepulauan Meranti
Dermaga Pelabuhan Turap Terancam Ambruk di Kepulauan Meranti
Senin, 24 Februari 2014 13:19 WIB
SELATPANJANG - Dermaga pelabuhan turap yang terletak di belakang pelabuhan bongkar KM Jelatik Ekspress, kondisinya saat ini kian miring. Hingga saat ini pergeseran badan dermaga dari posisi sebelumnya sudah berkisar 100-150 cm.
Pergeseran itu membuat badan dermaga kian miring ke arah laut. Jika tidak ada upaya menghentikan pergeseran tersebut, tak lama lagi deramaga pelabuhan turap itu akan tercebur ke laut.
Ponidi, pengurus pelabuhan KM Jelatik bersama buruh pelabuhan mengakui kalau mereka menyaksikan adanya pergeseran badan dermaga itu. Hampir setiap 3 bulan sekali pihaknya terpaksa mengikuti pergeseran pelabuhan dengan memperpanjang jembatan kayu untuk sampai ke kapal.
Hal yang sama juga dilakukan oleh para pengusaha toko dan kedai di sepanjang dermaga. Menurut Ponidi yang setiap harinya bekerja di pelabuhan itu saat air laut surut kelihatan tiang-tiang dermaga yang sudah patah dan membuat badan dermaga miring hingga hampir hampir 45 derajat.
Hentikan Aktivitas
Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kepulauan Meranti H Ardhani, melalui Kabid Laut, Saiful Johan terkait kondisi dermaga yang sudah miring itu mengatakan, langkah pertama yang mereka lakukan adalah menghentikan seluruh aktivitas di atas dermaga pelabuhan itu.
Kalau selama ini dermaga itu digunakan masyarakat untuk berjualan di malam hari dan juga aktivitas sandar kapal, maka untuk sementara kegiatan itu dihentikan dulu.
"Kita juga sudah melaporkan hal ini ke atasan. Sambil menunggu arahan lebih lanjut, atas kelainan dermaga itu, kita perintahkan kepada anggota untuk melarang aktivitas di atas dermaga itu," jelas Saiful menjawab Haluan Riau Minggu kemarin.
Ditambahkan Saiful, adanya perubahan atau pergeseran tersebut, sudah terlihat mulai dari belakang kantor Pos Pol Air, atau dekat Kedai Kopi Kelana.
"Kemiringan dermaga pelabuhan itu menurut dugaannya karena topografi pelabuhan tersebut memiliki kemiringan yang cukup curam,sehingga hal ini mempengaruhi keberadaan bangunan dermaga. Kemiringan yang tergolong ekstrim itu memaksa dermaga pelabuhan itu menjadi miring, dan terancam ambruk,” ujarnya.
Pihaknya juga akan menyampaikan kejadian ini ke pihak provinsi. Sebab sepengetahuannya, bangunan dermaga itu dibangun oleh Pemkab Bengkalis sejak tahun 2009 lalu. ***(hkc/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

