- Home
- Lingkungan
- Dishubkominfo Rohil Berencana Pindahkan Pelabuhan Bagansiapiapi
Dishubkominfo Rohil Berencana Pindahkan Pelabuhan Bagansiapiapi
Kamis, 10 April 2014 20:52 WIB
BAGANSIAPIAPI - Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo) Rohil memindahkan pelabuhan Bagansiapiapi. Pemindahan tersebut dari pelabuhan milik pribadi, kepada pelabuhan milik pemerintah.
"Iya, pemindahan aktivitas turun naik penumpang dan barang ini baru kita lakukan hari ini setelah sebelumnya dilakukan di dermaga milik Pak Oliong," kata Kepala Dishubkominfo, Ibus Kasri ketika ditemui wartawan diruang kerjanya, Kamis (10/4/14).
Pemindahan dilakukan di pelabuhan milik pemerintah yang berada di Jalan Pelabuhan Baru, Kelurahan Bagan Barat, Kecamatan Bangko.
Pemindahan sekaligus melayani turun naik penumpang yang datang dan pergi ke Pulau Halang Depan, Pulau Halang Belakang, Panipahan dan Kubu, termasuk barang yang berskala kecil.
Sementara untuk barang berat termasuk barang basah seperti ikan tidak melalui pelabuhan tersebut karena kapasitasnya belum mampu. "Oleh karena, di pelabuhan yang baru ini tidak memiliki jalur khusus untuk barang dan yang ada hanyalah jalur penumpang saja," terangnya.
Ditambahkan Ibus Kasri lagi, kendati terdapat beberapa kekurangan. Namun, pihaknya akan segera memenuhi kekurangan di pelabuhan tersebut."Kekurangan tidak banyak, sifatnya kerusakan kecil di pelabuhan karena lama tak difungsikan setelah dibangun," kata Ibus Kasri.
Guna melengkapi berbagai sarana dan prasarana termasuk air, pihaknya tahun ini akan membuat sumur bor serta membuka kantin di dalam pelabuhan guna melayani penumpang yang menunggu sebelum berangkat.
Sementara itu, saat disinggung mengenai kenapa aktivitas pelabuhan ini dipindahkan ditempat yang baru, Ibus Kasri mengaku sempat terjadi sedikit masalah antar buruh di pelabuhan milik Oliong.
Selain itu, juga ada keluhan dari penumpang yang mengaku tangga naik ke pelabuhan cukup tinggi dan menyulitkan penumpang turun dan naik.
"Kita sudah mengelar rapat koordinasi dengan buruh serta aparat terkait guna mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi. Harapan kita tak ada istilah bentrok. Kita lihat dulu perkembanganya," katanya melanjutkan.
"Jika berjalan lancar kita akan buat tarif buruh angkut sesuai porsinya yang barang tentu tidak merugikan penumpang. Kemudian, antar buruh dan tukang ojek juga akan kita tertibkan di posisi mereka masing-masing agar tidak saling berebutan," tuturnya.***(nop)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

