Kualitas Udara Zona Berbahaya,

Diskes Dumai Bagikan 40 Ribu Masker Secara Gratis

Selasa, 11 Februari 2014 15:22 WIB

DUMAI - Dipapan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) milik PT Chevron Pacific Indonesia menyatakan kualitas udara di Dumai berada pada level 449 Partikel Suspensi Indeks (PSI) yang artinya sangat berbahaya bagi kesehatan, Selasa (11/2/14).
 
Melihat kondisi udara masuk zona bahaya itu, Pemerintah Kota Dumai melalui Dinas Kesehatan setempat langsung menurunkan tim untuk membagikan sebanyak 40 ribu masker gratis kepada masyarakat pengguna jalan raya.

Adapun lokasi pembagian masker gratis dari Dinas Kesehatan Kota Dumai, Jalan HR Soebrantas, Simpang Sudirman, Simpang Bumi Ayu, Simpang Bukit Datuk, Simpang Bundaram Simpang Jalan Ombak.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Dumai Marjoko Santoso mengatakan, fokus pembagian masker ini kepada semua masyarakat yang posisinya berada di luar rumah, pengendara sepeda motor dan pejalan kaki.

"Pembagian masker ini kami harapkan bisa mengantisipai penyakit bawaan dari musim kabut asap seperti Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA). Mengingat saat ini kondisi udara sudah masuk kategori berbahaya," katanya.

Kadiskes Dumai ini juga menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat yang menderita penyakit paru-paru, jantung, asma, usia lanjut dan balita agar tidak sering melakukan aktivitas di luar rumah. Mengingat kondisi cuaca tidak bagus untuk kesehatan.

"Kita harapkan kepada masyarakat yang memiliki penyakit agar tidak sering berada di luar rumah. Kalaupun keluar rumah gunakan masker dan perbanyak meminum air putih," imbau Marjoko Santoso.

Menyangkut kualitas udara sendiri, dikatakannya dengan tebalnya kabut asap dan bercampur dengan partikel debu dari dampak karhutla sangat tidak bagus untuk kesehatan manusia.

"Tingkat pencemaran udara pada pagi hari berada di level garis merah yang artinya sudah sangat membahayakan bagi kesehatan dan dapat memicu munculnya berbagai penyakit pernapasan dan lain sebagainya," jelasnya.***(die)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar