- Home
- Lingkungan
- Gubri Annas Diminta Selesaikan Tapal Batas Dumai-Rohil
Hentikan Konflik dan Ciptakan Rasa Aman,
Gubri Annas Diminta Selesaikan Tapal Batas Dumai-Rohil
Jumat, 14 Maret 2014 09:11 WIB
DUMAI - Dua tahun belakangan ini sering terjadi konflik di daerah perbatasan antara Dumai dan Kabupaten Rokan Hilir yaitu persisnya antara warga Sinaboi Kabupaten Rokan Hilir dan Warga Kelurahan Batu teritib di Kecamatan Sungai Sembilan Kota Dumai.
Konflik sering terjadi akibat adanya saling klaim wilayah antar warga yang tinggal di perbatasan, akibat perselisihan tersebut konflik antara warga perbatasan tidak dapat dihindari. Padahal berdasarkan UU Nomor 16/1999 tentang pemekaran kota Dumai, Kelurahan Batu Teritip Kecamatan Sungai Sembilan jelas masuk kedalam wilayah Kota Dumai.
Namun demikian, dengan adanya Gubernur Riau Annas Maamun yang juga notabene mantan kepala daerah dari Kabupaten Rokan Hilir diminta untuk segera mungkin menuntaskan masalah tapal batas ini. Setidaknya, Annas Maamun bisa mangambil garis besar dalam menuntaskan permasalahan tapal batas antara Kota Dumai dan Kabupaten Rohil.
"Kami sebagai masyarakat hanya menginginkan pak Gubernur Riau bisa menyelesaikan masalah ini. Dengan diselesaikan masalah tapal batas antara Dumai dan Rohil, maka masyarakat yang berada di perbatasan bisa hidup rukun dan damai serta tidak menimbulkan konflik berkepanjangan seperti yang sudah-sudah," ungkap Ahmad Khadafi, tokoh pemuda Dumai, Jumat (14/3/14).
Dikatakannya, penuntasan tapal batas Dumai-Rohil itu hanya bisa diselesaikan dengan adanya kepemimpinan Gubernur Riau Annas Maamun. Karena, diyakini Gubernur Riau yang baru ini dalam melakukan atau menentukan kebijakan selalu memikirkan aspek-aspek dan kajian yang ujung-ujungnya mensejahterakan masyarakatanya.
"Saya yakin kalau gubernur kita saat ini bisa mengambil langkah baik dalam masalah tapal batas itu. Setidaknya gubernur bisa mengembalikan wilayah Dumai sesuai undang-undang yang berlaku. Saatnya juga masyarakat yang tinggal di perbatasa itu hidup rukun dan damai seperti harapan gubernur kita saat ini," pinta Ahmad Khadafi kepada Gubernur Riau Annas Maamun.
Sebelum mengakhiri, Khadafi menambahkan, Pemprov Riau selaku pemerintah yang menaungi wilayahnya agar segera melakukan penuntasan terhadap permasalah Dumai-Rohil. Gubernur Riau juga harus turun kelapangan dan melakukan kroscek tentang kondisi tapal batas Dumai dan Kabupaten Rokan Hilir ini dengan secepat mengkin.***(adi)
Konflik sering terjadi akibat adanya saling klaim wilayah antar warga yang tinggal di perbatasan, akibat perselisihan tersebut konflik antara warga perbatasan tidak dapat dihindari. Padahal berdasarkan UU Nomor 16/1999 tentang pemekaran kota Dumai, Kelurahan Batu Teritip Kecamatan Sungai Sembilan jelas masuk kedalam wilayah Kota Dumai.
Namun demikian, dengan adanya Gubernur Riau Annas Maamun yang juga notabene mantan kepala daerah dari Kabupaten Rokan Hilir diminta untuk segera mungkin menuntaskan masalah tapal batas ini. Setidaknya, Annas Maamun bisa mangambil garis besar dalam menuntaskan permasalahan tapal batas antara Kota Dumai dan Kabupaten Rohil.
"Kami sebagai masyarakat hanya menginginkan pak Gubernur Riau bisa menyelesaikan masalah ini. Dengan diselesaikan masalah tapal batas antara Dumai dan Rohil, maka masyarakat yang berada di perbatasan bisa hidup rukun dan damai serta tidak menimbulkan konflik berkepanjangan seperti yang sudah-sudah," ungkap Ahmad Khadafi, tokoh pemuda Dumai, Jumat (14/3/14).
Dikatakannya, penuntasan tapal batas Dumai-Rohil itu hanya bisa diselesaikan dengan adanya kepemimpinan Gubernur Riau Annas Maamun. Karena, diyakini Gubernur Riau yang baru ini dalam melakukan atau menentukan kebijakan selalu memikirkan aspek-aspek dan kajian yang ujung-ujungnya mensejahterakan masyarakatanya.
"Saya yakin kalau gubernur kita saat ini bisa mengambil langkah baik dalam masalah tapal batas itu. Setidaknya gubernur bisa mengembalikan wilayah Dumai sesuai undang-undang yang berlaku. Saatnya juga masyarakat yang tinggal di perbatasa itu hidup rukun dan damai seperti harapan gubernur kita saat ini," pinta Ahmad Khadafi kepada Gubernur Riau Annas Maamun.
Sebelum mengakhiri, Khadafi menambahkan, Pemprov Riau selaku pemerintah yang menaungi wilayahnya agar segera melakukan penuntasan terhadap permasalah Dumai-Rohil. Gubernur Riau juga harus turun kelapangan dan melakukan kroscek tentang kondisi tapal batas Dumai dan Kabupaten Rokan Hilir ini dengan secepat mengkin.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

