• Home
  • Lingkungan
  • Petugas Pemadam Wilmar Group Selamatkan Rumah Penduduk

Dampak Kebakaran Hutan dan Lahan,

Petugas Pemadam Wilmar Group Selamatkan Rumah Penduduk

Kamis, 13 Maret 2014 19:10 WIB

DUMAI - Perusahaan Wimar Group di Dumai-Pelintung telah berhasil memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kawasan Industri Dumai (KID) yang posisinya berdekatan dengan rumah penduduk.

GM Wilmar Dumai-Pelintung, Tanmin ketika dikonfirmasi mengatakan, adapun petugas yang dikerahkan untuk melakukan pemadaman sebanyak 12 orang dari tim fire Wilmar Group. Mereka bekerja melakukan pemadaman sudah satu bulan.

"Team Fire Wilmar Group Dumai berjibaku membantu pemadaman lahan masyarakat di Kelurahan Pelintung. Lebih kurang 2 team fire yang terdiri dari 6 orang itu sudah sebulan bekerja keras untuk memperkecil bencana kabut asap," katanya, Kamis (13/3/14).

Menurutnya, bantuan team pemadam dari Wilmar untuk memperkecil kebakaran lahan yang terbakar di wilayah yang padat penduduk seperti di kelurahan Pelintung. Bukan itu saja, tim fire juga berhasil menyelamatkan rumah warga yang nyaris terbakar.

"Kegiatan pemadaman lahan masyarakat yang terbakar sudah sekitar sebulan ini dilakukan oleh tim fire Wilmar Group di area kelurahan pelintung. Semua ini bentuk kepedulian perusahaan terhadap kondisi lingkungan," ujar Tanmin.

Tambahnya, tim fire dibagi menjadi dua yang pertama di tempatkan wilayah pemukiman masyarakat dan kedua di tempatkan wilayah yang bisa dianggap riskan terbakar dan mengantisipasi menjalar dalam kawasan industri.

Ditambahkannya, Tim fire Wilmar Group Dumai itu berhasil menyelamatkan satu unit rumah milik Weldy penduduk di RT 08, Kelurahan Pelintung Kecamatan Medang Kampai. Dimana rumahnya saat itu dikelilingi api dampak karhutla.

"Tim pemadam kita bagi menjadi dua dengan kerja keras tim pemadam di area kawasan industri, alhamdulillah sampai saat ini masih aman dan masih di standbye agar mengantisipasi kejadian yang tak terduga," ungkap Tanmin.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar