• Home
  • Lingkungan
  • Jikalahari Tuding PT SRL Tanami Akasia di Lahan Eks Karhutla

Jikalahari Tuding PT SRL Tanami Akasia di Lahan Eks Karhutla

Senin, 14 November 2016 16:22 WIB
Jikalahari laporkan adanya penanaman pohon akasia di areal eks Karlahut 2015. Tanaman yang berada di Inhil seluas 114 hektare disebut telah berusia satu tahun.
PEKANBARU - Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikakahari) menuding PT Sumatera Riau Lestari (PT SRL) telah menanam pohon akasia di areal eks kebakaran lahan dan hutan (Karhutla) pada tahun 2015. 

Lahan eks Karhutla itu berada di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) seluas 114 hektare.

"Lahan terbakar saat ini sudah ditanami akasia berusia satu tahun. Diduga setelah kebakaran, pihak perusahaan langsung menanami lahan bekas terbakar dengan akasia,” kata Made Ali, Wakil Koordinator Jikalahari saat ekspose di salah satu restoran di Pekanbaru, Senin (14/11/16).

Ditambahkannya, hasil investigasi Jikalahari di lapangan pada September 2016, tim Jikalahari menemukan lahan eks Karhutla di areal konsesi PT SRL sudah ditanami pohon pohan akasia. 

Temuan ini sekaligus dugaan bahwa pembakaran sengaja dilakukan untuk tujuan menyuburkan tanah sehingga dapat ditanami.

Ironisnya lagi, sebut Made, areal yang terbakar di kawasan konsesi PT SRL merupakan lahan gambut dengan kedalaman lebih dari tiga meter. Saat kebakaran tahun 2015 api memang berasal dari lahan perusahaan.

"Kenapa kita angkat PT SRL karena ini juga terkait dengan gugatan kawan kawan koalisi Melawan Asap. Untuk gugatan dilakukan kawan kawan Walhi yang tadi pagi sidang perdana sudah digelar," kata Made lagi. 

Humas PT SRL Abdul Hadi yang dikonfirmasi riauterkinicom melalui pesan WA (WhatsApp) menyatakan data yang disampaikan Jikakahari samar. 

Dia menantang Jikalahari untuk mengecek titik koordinat lahan eks terbakar itu. "Karena yang terbakar di Inhil 2015 itu sudah pernah kita ekspose," pungkasnya.

(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags JikalahariKarhutla
Komentar