KNPI Kota Dumai Minta Taman Kota Dibenahi

Rabu, 13 Agustus 2014 15:31 WIB

DUMAI - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Taman Kota Dumai Riau menyatakan, taman kota di Lapangan Bukit Gelanggang, Jalan HR Subrantas perlu segera dilakukan pembenahan dan perawatan pada bagian lantai keramik yang mengalami pecah karena dianggap bisa mengancam keselamatan pengunjung.

Ketua Harian KNPI Dumai Ismanora mengatakan, Dinas Tatakota, Kebersihan dan Pertamanan  (DTKP) sebaiknya mengantisipasi lantai yang pecah tersebut sebelum memakan korban pengunjung yang sebagian besar anak-anak.

"Kalau dibiarkan lantai keramik pecah ini bisa mencelakai anak-anak yang bermain di taman kota, karena itu kita harapkan instansi terkait untuk segera melakukan perawatan sebelum jatuh korban," katanya, Rabu (13/8/2014).

Dia menyebutkan, kondisi taman kota yang dikunjungi ratusan warga tiap harinya ini perlu mendapat perhatian oleh pemerintah karena menjadi salah satu sarana rekreasi keluarga andalan daerah.

Selain lantai keramik yang pecah, lanjutnya, DTKP juga harus memperhatikan keselamatan pengunjung anak-anak yang bermain di sekitar area jogging track yang terdapat lubang seperti kolam berisi air berkedalaman tinggi.

"Sangat beresiko bagi anak-anak jika tidak hati-hati bermain, karena bekas galian atau kolam tersebut tidak ada pembatas," ujarnya.

KNPI, sebutnya, sangat mengapresiasi pemerintah daerah yang telah menyediakan taman kota di pusat perkotaan yang kini menjadi salah satu lokasi rekreasi andalan bagi masyarakat dan keluarga yang membawa serta anak-anak.

Perawatan taman kota yang berada persis di depan salah satu pusat perbelanjaan modern tersebut, dianggap tepat sebagai lokasi hiburan keluarga karena menyediakan berbagai aneka permainan anak-anak, namun tetap harus memperhatikan keselamatan pengunjung.

"Untuk perawatan bisa saja instansi terkait menggunakan dana yang dikutip setiap hari dari pedagang makanan dan minuman serta pengelola aneka permainan seperti mobilan, motor baterai, sepatu roda dan lain sebagainya," ungkapnya.***(adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar