• Home
  • Lingkungan
  • Kabut Asap Lumpuhkan Aktivitas Bandara SSK II Pekanbaru dan PK Dumai

Kabut Asap Lumpuhkan Aktivitas Bandara SSK II Pekanbaru dan PK Dumai

Minggu, 13 September 2015 13:43 WIB
PEKANBARU - Kesekian kalinya aktivitas Bandara Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru dan Bandara Pinang Kampai Dumai lumpuh total akibat kabut asap pekat sisa kebakaran lahan yang terjadi beberapa hari belakangan ini di wilayah Riau.

Sampai pukul 10.15 WIB, Ahad (13/9/15) Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru masih lumpuh akibat kabut asap pekat yang mengepung. Dengan jarak pandang hanya 300 meter, tidak ada pesawat berani beraktifitas di bandara internasional tersebut.

"Sampai sekarang jarak pandang masih 300 meter. Jadi, belum ada pesawat yang berangkat maupun datang," papar Aiport Duty Manager SSK II Hasnan, kepada sejumlah awak media di Pekanbaru. "Ini sangat pekat kondisi kabut asapnya," katanya menambahkan. 

Dijelaskan Hasnan, akibat kabut asap yang berkelanjutan, banyak maskapai yang membatalkan jadwal penerbangan. Pada hari ini saja sebanyak 18 jadwal penerbangan yang dibatalkan. Baik berangkat maupun datang. "Setiap harinya ada 60 jadwal penerbangan," katanya. 

Dikata dia, dengan kondisi kabut asap pekat ini banyak yang dibatalkan jadwal penerbangan menuju Bandara SSK II Pekanbaru. "Hari ini ada delapan belas jadwal penerbangan yang dibatalkan, karena kondisinya cukup membahayakan peberbangan," jelasnya.

Begitu juga dengan penuturan Kepala Bandara Pinang Kampai Dumai, Catur, mengatakan kalau kondisi asap pekat membuat jadwal penerbangan lumpuh. "Bukan saja terjadi di Bandara Pekanbaru saja yang lumpuh akibat kabut asap, bandara kita juga lumpuh," tegasnya.

Dijelaskan Catur, puluhan calon penumpang Bandara Pinang Kampai, sejak Jumat (11/9) kemarin, gagal terbang akibat pekatnya kabut asap yang menyelimuti wilayah Dumai. Beberapa penerbangan rute Dumai- Jakarta, Dumai-Batam, dan sebaliknya terpaksa dibatalkan.

Diperkirakan jumlah penumpang yang gagal diterbangkan mencapai puluhan orang. Di antaranya penumpang maskapai Trans Nusa tujuan Dumai-Jakarta 48 orang dan Pelita No Flight sebanyak 23 orang tujuan Dumai-Batam.

Menurut Catur, kabut asap yang menyelimuti dinilai tebal karena jarak pandang penerbangan hanya 200 meter, alias dibatas standar. Mau tidak mau, penumpang yang dijadwalkan berangkat terpaksa bersabar menunggu hari ini, karena ini diluar prediksi.

Dua hari terakhir kabut asap disejumlah kabupaten dan kota di Riau, khususnya di Kota Dumai mulai menipis. Pagi kemarin juga demikian. Namun, jelang siang kabut asap kembali menebal dengan menyisakan jarak pandang sekitar 200-500 meter.

(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags
Komentar