• Home
  • Lingkungan
  • Kadis PUPR Dumai Nilai Kerja Kontraktor Proyek Overlay SSK Lamban

Kadis PUPR Dumai Nilai Kerja Kontraktor Proyek Overlay SSK Lamban

Hadi Pramono Kamis, 19 Oktober 2017 16:33 WIB
Pekerja tengah menggesa proyek overlay Jalan Sultan Syarief Kasim Dumai. Proyek ini harus rampung sebelum 30 Oktober 2017. | Foto Tribun Pekanbaru
DUMAI - Proyek overlay Jalan Sultan Syarif Kasim (SSK) Kota Dumai hingga saat ini belum menunjukkan tanda-tanda penyelesaian. Padahal waktu pengerjaan proyek itu akan berakhir pada 30 Oktober 2017 mendatang.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Dumai sudah mengingatkan kepada kontraktor pelaksaan PT Sentra Multikarya Infrastruktur untuk bekerja secara optimal. Kontraktor ini terkesan lamban mengerjakan proyek sejak Juli 2017 lalu.

"Kalau tidak bisa menuntaskan pengerjaan proyek overlay tentu mereka akan kena sanksi. Sebab batas waktu sudah ditetapkan selama 120 hari kalender," ujar Kepala Dinas PUPR Dumai, Muhammad Syahminan, Rabu (18/10/17) malam.

Dia menegaskan agar kontraktor atau pihak ketiga agar segera menggesa pengerjaan proyek overlay bernilai Rp 9,6 Miliar ini. Pasalnya, hingga saat ini wujud progres pengerjaan proyek overlay tersebut masih jauh dari harapan.

"Saya belum bisa menyebutkan sejauh mana proses pengerjaan dengan Pengawas CV Refeena Kembar Anugrah. Yang jelasnya hasilnya belum memuaskan untuk proyek overlay Jalan Sultan Syarif Kasim itu," tutup Syahminan.

Pihak Dinas PUPR Dumai juga mengancam akan memutus kontrak kontraktor apabila tidak menepati janji menyelesaikan proyek yang didanai dari anggaran APBN melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2017 tersebut.

"Kalau mereka ingkar janji atau proyek tidak terealisi pada 30 Oktober 2017 nanti, tentu kontraknya akan kita putus. Saya sudah perintahkan PPK dan PPTK perpanjang jaminan pelaksanaan. Pihak rekanan harus menyetujui itu," tegasnya.

Melihat kondisi seperti ini, Syahminan berjanji bakal selektif terhadap rekanan yang menang tender. Ia berencana melihat langsung seperti apa hasil kerja rekanan. "Kita akan lebih selektif lagi, biar hasilnya maksimal lagi," ujar Syahminan. 

Sedangkan Walikota Dumai, Zulkifli AS mengaku optimis proyek overlay Jalan Sultan Syarief Kasim bisa rampung. Orang nomor wahid di Kota Dumai ini menilai pengerjaan jalan masih bisa dilakukan hingga akhir tahun 2017 mendatang.

"Saya optimislah, kan level aspalnya sudah ditingkatkan. Kami ingin peningkatan jalan ini benar-benar memberikan efek baik bagi masyarakat Kota Dumai. Maka dari itu mari bersama-sama kita awasi proyek overlay ini," ujarnya.

Disisi lain, Wakil Ketua DPRD Dumai Zainal Abidin SH meragukan kinerja kontraktor proyek overlay jalan Sultan Syarif Kasim, yang terkesan pengerjaannya amburadul.

"Kalau kerjaan mereka seperti ini terus kapan siapnya. Padahal masyarakat sudah menantikan jalan mereka bagus. Kalau kayak ginilah kerja kontraktornya mungkin bulan Januari 2018 mendatang baru selesai," tutur Zainal Abidin.

Politikus PAN ini menilai rekanan belum optimal dalam mengerjakan proyek APBN ini. Ia menilai mereka harus menggesa proyek APBN di bawah pengawasan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Dumai tersebut.

"Saya minta PPTK bisa mempertanyakan komitmen rekanan atas pengerjaan proyek overlay. Karena jalan tersebut harus segera rampung pada 30 Oktober 2017 mendatang. Sebab kondisi jalan ini sangat dibutuhkan masyarakat," pungkasnya.

(adi/adi)
Tags Jalan RusakPemko DumaiProyek Overlay
Komentar