- Home
- Lingkungan
- Kebakaran Lahan Sudah Bisa Dikendalikan di Tebingtinggi Timur
Kebakaran Lahan Sudah Bisa Dikendalikan di Tebingtinggi Timur
Rabu, 12 Februari 2014 12:48 WIB
SELATPANJANG - Camat Tebingtinggi Timur, Helfandi SE MSi, mengatakan, secara umum musibah kebakaran lahan di wilayah Kecamatan Tebingtinggi Timur sudah bisa dikendalikan.
Namun demikian, ia tetap meminta para pemilik lahan dan kebun untuk mengantisipasi api kecil yang masih banyak tersebar di sejumlah lokasi.
“Kebakaran lahan kebun yang terjadi di wilayah Kecamatan Tebingtinggi Timur secara keseluruhan sudah bisa dikendalikan. Namun kita minta para pemilik lahan untuk terus mengantisipasi membesarnya api kecil yang saat ini masih banyak tersebar di beberapa lokasi,” ujarnya.
Camat Helfandi mengatakan, dalam waktu dekat dirinya akan melaporkan kondisi terakhir dan segala upaya yang telah dilakukan oleh masyarakat dan pihak perusahaan dalam pemadaman api yang membakar lahan perkebunan.
“Pemerintah Kecamatan akan berupaya melaporkan segala upaya yang telah dilakukan oleh masyarakat dan pihak perusahaan. Disamping terus memantau titik api kecil yang dikhawatrikan dapat menjalar dan membakar lahan yang belum terkena,” katanya.
Sementara itu, proses pemadaman api dalam areal perkebunan milik PT Nasional Sago Priman (PT NSP), angin puting beliung kecil menjadi penghambat dalam pemadaman api. Sebab dengan munculnya angin tersebut, membuat api mudah berpindah ke lokasi lain.
Petugas pemadaman dari sisi darat, Safrizal (31) bersama rekannya Toni (28), dan Budi (28) di lokasi pemadaman mengatakan, api mudah berpindah-pindah. Walaupun sudah pernah dipadamkan, terkadang lahan itu kembali terbakar pada esok atau hari berikutnya, akibat hembusan angin puting beliung.
Mereka mengaku sudah lebih kurang sepekan berada di lapangan untuk berupaya memadamkan titik api. Walaupun api yang membakar sudah bisa dikendalikan, namun tetap saja petugas pemadam mengaku kesulitan untuk menuntaskan pemadaman.
“Sulit sekali memadamkan lahan gambut ini. Makanya kami sulit dilapangan. Memang apinya kecil, tapi terus saja membakar lahan dan sulit dipadamkan,” tambah Toni dalam kesibukannya menyemprotkan air ke titik api.***(moc/fan)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Regulasi Perizinan Berbasis Risiko Diperkuat Pemko Dumai Lewat Bimtek
-
Ekbis
Proyek Pipa Transmisi Gas Dumai-Sei Mangke Capai 30 Persen
-
Nasional
Budi Arie Setiadi, Video Viral dan Sanksi Projo
-
Hukrim
Tengku Muhammad Nasir Ditangkap di Aceh Setelah Jadi Buronan Kasus Korupsi Dishub Dumai
-
Politik
KUA-PPAS Perubahan 2026 Disepakati, APBD Dumai Naik Jadi Rp2,246 Triliun
-
Sosial
Instalasi Jaringan Listrik PLN di Ratu Sima Dikeluhkan Warga

