- Home
- Lingkungan
- Kebakaran Lahan di Bengkalis Mencapai 2.747 Hektare
Kebakaran Lahan di Bengkalis Mencapai 2.747 Hektare
Sabtu, 15 Maret 2014 17:27 WIB
BENGKALIS - Bupati Bengkalis H Herliyan Saleh meminta kepala desa, RT dan RW segera
melaporkan kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya agar segera
pemadamannya bisa dilakukan agar tidak menyebar luas menyusul lahan yang
sudah terbakar khususnya di desa Bukit Batu mencapai 2.747 hektare.
"Para Kades, RT dan RW agar segera berkoordinasi dengan badan penanggulangan bencana daerah untuk mengantisipasi meluasnya kobaran api tersebut," kata Herliyan Saleh dalam keterangannya.
Menurut dia, seluruh unsur pemerintahan di kecamatan, kelurahan, desa hingga RT dan RW agar berpera aktif dalam menjaga lingkungan setempat dan segera mengambil tindakan jika ditemukan ada pertumbuhan titik panas.
Saat ini, katanya, Riau masih menghadapi bencana kabut asap, yang rugi adalah masyarakat di daerah ini yang seharusnya hal itu tidak perlu terjadi lagi.
"Oleh karena itu para kepala desa, RT dan RW jika menemukan keberadaan kebakaran lahan atau hutan di wilayahnya agar segera berkoordinasi dengan berbagai pihak agar api jangan sampai meluas," kata Herliyan.
Kebakaran hutan dan lahan saat ini sudah sangat mencemaskan, apalagi Pemilu legislatif akan berlangsung hanya dengan menghitung hari.
Selain mensosialisasikan bahaya Karhutla, RT dan RW juga agar lebih banyak melakukan sosialisasi kepada masyarakat penting memberikan suara guna meningkatkan partisipasi mereka dalam pesta demokrasi pada 9 April 2014.
"Kita berharap pemilu dapat berlangsung jujur adil aman dan lancar serta sukses dalam pelaksanaan pemilu lebih baik dari sebelumnya," katanya.***(musa)
melaporkan kebakaran hutan dan lahan di wilayahnya agar segera
pemadamannya bisa dilakukan agar tidak menyebar luas menyusul lahan yang
sudah terbakar khususnya di desa Bukit Batu mencapai 2.747 hektare.
"Para Kades, RT dan RW agar segera berkoordinasi dengan badan penanggulangan bencana daerah untuk mengantisipasi meluasnya kobaran api tersebut," kata Herliyan Saleh dalam keterangannya.
Menurut dia, seluruh unsur pemerintahan di kecamatan, kelurahan, desa hingga RT dan RW agar berpera aktif dalam menjaga lingkungan setempat dan segera mengambil tindakan jika ditemukan ada pertumbuhan titik panas.
Saat ini, katanya, Riau masih menghadapi bencana kabut asap, yang rugi adalah masyarakat di daerah ini yang seharusnya hal itu tidak perlu terjadi lagi.
"Oleh karena itu para kepala desa, RT dan RW jika menemukan keberadaan kebakaran lahan atau hutan di wilayahnya agar segera berkoordinasi dengan berbagai pihak agar api jangan sampai meluas," kata Herliyan.
Kebakaran hutan dan lahan saat ini sudah sangat mencemaskan, apalagi Pemilu legislatif akan berlangsung hanya dengan menghitung hari.
Selain mensosialisasikan bahaya Karhutla, RT dan RW juga agar lebih banyak melakukan sosialisasi kepada masyarakat penting memberikan suara guna meningkatkan partisipasi mereka dalam pesta demokrasi pada 9 April 2014.
"Kita berharap pemilu dapat berlangsung jujur adil aman dan lancar serta sukses dalam pelaksanaan pemilu lebih baik dari sebelumnya," katanya.***(musa)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

