- Home
- Lingkungan
- Ketebalan Asap Picu Pesawat Bom Air Kesulitan Capai Target
Ketebalan Asap Picu Pesawat Bom Air Kesulitan Capai Target
Kamis, 06 Maret 2014 13:30 WIB
PEKANBARU - Pelaksanaan water bombing melalui jalur udara saat ini menuai kendala hingga akhirnya tidak sesuai dengan jumlah yang ditargetkan. Adalah masalah ketebalan kabut asap yang membuat jarak pandang menjadi pendek.
Komandan Satgas Udara Penanggulangan Bencana Asap Riau, yang juga Danlanud Roesmin Nurjadin, Kol (Pnb) Andyawan menyatakan, kondisi tersebut membuat pengeboman air oleh helikopter sikorsky tidak sesuai dengan jumlah yang ditargetkan.
Dari 100 pengeboman yang ditargetkan semalam, hanya 9 pengeboman yang bisa dilaksanakan. hal itu karena kepekatan kabut asap yang mempengaruhi jarak pandang.
Sehingga target pengeboman tidak berjalan dengan maksimal. Padahalk Sikorsky itu memiliki kapasitas angkut 4 ton air. Jika dilaksanakan 100 kali pengeboman, maka setidaknya, ada 400 ton air yang bisa dijatuhkan ke kawasan terbakar.
"Ketebalan asap menjadi kendala helikopter sikorsky yang melakukan pengeboman di kawasan hutan terbakar di Bengkalis. Dari 100 kali pengeboman yang ditargetkan, hanya 9 saja yang terlaksana," terang Andyawan.
Disinggung mengenai daerah paling parah terjadinya kebakaran hutan dan lahan, Andyawan mengatakan bahwa cagar Biosfer masih menjadi deaerah terparah terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Itu sebabnya, fokus pemadaman dilakukan di kawasan tersebut.***(H-we)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar
-
Politik
DPRD Pekanbaru Desak Prioritas Drainase 2026

