Satma PP Desak Gubernur Riau Cabut Izin Perusahaan Pembakar Lahan
Kamis, 06 Maret 2014 13:31 WIB
PEKANBARU - Kabut asap di wilayah Riau terus saja meresahkan. Polisi masih menyelidiki tujuh perusahaan yang terindikasi membakar lahan.
Menanggapi ini, sejumlah massa yang terbagung dalam Satma Pemuda Pancasila se-Provinsi Riau menggelar aksi demo di Depan Kantor Gubernur Riau, Jalan Sudirman, Pekanbaru, Kamis (6/3/14).
Mereka mendesak Gubernur Riau H. Annas Maamun mencabut izin perusahaan pembakar lahan. Karena dinilai, perusahaan yang melakukan pembakaran hutan dan lahan sangat meresahkan kesehatan masyarakat.
"Kami meminta kepada Gubernur Riau agarmencabut izin perusahaan yang membakar lahan," kata koordinator Lapangan Bherry Tinanto, saat menyampaikan orasinya.
Di sampaikan Bherry, sesuai dengan Undang-Undang 32 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah, gubernur memiliki tugas dan wewenang terhadap pencabutan izin itu.
"Meminta kepada Gubernur Riau untuk memanggil seluruh perusahaan-perusahaan yang memiliki areal konsesi di Riau untuk diperingatkan agar tidan membuka lahan dengan cara membakar," sambungnya.
Selain itu, dalam orasinya, Gubernur di desak untuk menegur bupati/walikota yang di daerahnya terdapat titik api. "Kami sebagai masyarakat Riau juga meminta kepada Gubernur Riau agar kedepan tidak ada lagi permasalahan asap," kata Bherry Tinanto. ***(gem)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

