• Home
  • Lingkungan
  • LSM Jikalahari Gelar Seminar Kehutanan di Provinsi Riau

LSM Jikalahari Gelar Seminar Kehutanan di Provinsi Riau

Sabtu, 03 Mei 2014 12:11 WIB

PEKANBARU - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahri), Jumat pagi (2/5/14), menggelar seminar bertemakan 'Kontribusi Anggaran Sektor Kehutanan dan Kaitannya terhadap Kesejahteraan Masyarakat di Provinsi Riau'. 

Seminar yang berlangsung di salah satu hotel berbintang Pekanbaru itu menghadirkan pemakalah, antara lain pengamat politik Universitas Riau (UR) Edyanus Herman Halim, Kasubag Program Dinas Kehutanan (Dishut) Riau, Faidi dan Pengamat Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Riau, Triono Hadi.

Menurut Edyanus, terdapat beberapa keuntungan dan keburukan dari pengelolaan hutan di Riau. Positifnya, industri perkayuan dan minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO ) memberi lapangan pekerjaan pada sebahagian penduduk.

Sisi negatifnya, pencari pekerjaan itu tidak hanya datang dari Riau, namun pada dasarnya datang dari berbagai penjuru yang telah menimbulkan migrasi ke Riau.

'Sehingga jumlah penduduk bertambah sementara lapangan pekerjaan lebih kecil perkembangannya,' ucapnya.

Selain itu, kata Edyanus, pengelolaan hutan untuk tujuan industri dan perkebunan juga menimbulkan dampak-dampak lingkungan yang besar dan gangguan pada kesehatan masyarakat. Masalah ini juga berdampak pada naiknya pengeluaran penduduk sehingga terjadinya peningkatan pendapatan langsung digerogoti oleh besarnya pengeluaran.

"Ini berarti kesejahteraan rakyat tidak dapat ditingkatkan. Keadaan ini semakin parah akibat tingginya angka inflasi di pedesaan," terangnya.

Sementara itu, Kasubag Program Dishut Riau Faidi berpendapat, sektor pengelolaan kehutanan bukan menjadi prioritas utama visi dan misi pembangunan Gubernur Annas Maamun. Sektor kehutanan ini menempati urutan ke-8 setelah program-program pembangunan infrastruktur. 

"Kendati pun begitu, Dishut tetap terus menggali potensi pendapat dari sektor kehutanan. Beberapa sumber pemasukan bagi PAD antara lain menerapkan nilai tegakan hutan, memaksimalkan dana perimbangan dari izin penggunaan kawasan hutan dan sebagainya," ucapnya.***(son)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar