- Home
- Lingkungan
- Lumba-Lumba 80 Kg Ditemukan Mati Tersangkut Jaring Nelayan
Lumba-Lumba 80 Kg Ditemukan Mati Tersangkut Jaring Nelayan
Selasa, 11 Maret 2014 08:54 WIB
SELATPANJANG - Ikan lumba-lumba seberat lebih kurang 80 Kilogram, Senin (10/3/2014) pagi ditemukan tersangkut di jaring salah seorang nelayan Desa Bandul Kecamatan Tasik Putri Puyu, Kabupaten Kepulauan Meranti.
Lumba-lumba ini dikuburkan karena masyarakat enggan mengkonsumsi daging ikan mamalia tersebut. Demikian disampaikan Camat Tasik Putri, Fakhrurrozi SSos, kepada wartawan, Senin siang melalui sambungan selulernya.
Awalnya, Camat mendapat informasi soal ikan lumba-lumba hitam ini dari warga setempat. Dirinya pun langsung menuju lokasi dermaga tempat ikan langka itu didaratkan. Namun, sebut dia, sayangnya ikan lumba-lumba yang didapat Nelayan bernama Sahar (50) itu dalam kondisi sudah mati.
"Ikan ini sampai di tepi dermaga Desa Bandul dalam keadaan sudah mati. Ia tersangkut jaring nelayan kita disini sekitar pukul 10.30 WIB," jelas Fakhrurrozi.
Diakui Camat, masyarakat setempat akan menguburkan ikan lumba-lumba tersebut. Karena, warga enggan mengkonsumsi daging ikan jenis mamalia ini. "Kata warga ikan lumba-lumba itu dikuburkan saja. Mereka memakannya," tutur Fakhrurrozi.***(zal)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
6 Pilihan Popok Sweety Sesuai Kebutuhan Si Kecil, Mana yang Cocok untuk Anak Anda?
-
Pendidikan
Tahun Baru Islam Jadi Momentum Pemko Dumai Perkuat Karakter Religius Pemuda
-
Lingkungan
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kapolda Riau Pimpin Penanaman Mangrove di Dumai
-
Sosial
Hari Lahir Pancasila 2026 di Dumai Berlangsung Khidmat, Perkuat Persatuan Bangsa
-
Sosial
Hari Raya Waisak 2026 Jadi Bukti Kokohnya Kerukunan Umat Beragama di Indonesia
-
Politik
Hewan Kurban Presiden di Dumai, Sapi Samson 950 Kilogram Jadi Kebanggaan Peternak Lokal

