- Home
- Lingkungan
- Masyarakat Kota Dumai Keluhkan Listrik PLN Kerap Padam
Masyarakat Kota Dumai Keluhkan Listrik PLN Kerap Padam
Rabu, 10 Juni 2015 20:04 WIB
DUMAI - Sejak beberapa waktu terakhir, masyarakat Kota Dumai mulai mengeluhkan atas sering terjadi pemadaman listrik oleh Pembangkit Listrik Negara (PLN), yang terkadang juga berlangsung sangat lama. Dan adanya hal itu dibenarkan oleh Manager Rayon Cabang Dumai Doddy.
"Memang benar sejak bulan Mei sering terjadi pemadaman listrik, hal itu karenakan adanya beberapa kejadian, karena sebelumnya ada penyesuaian sistem dari Aceh sampai Sumatera dan berujung di Bagan Batu, dan yang berada dari Sumatera Barat juga berakhir di Bagan Batu, selain itu juga karena adanya penyesuaian sistem kelistrikan di Sumatera," kata belum lama ini.
Doddy membenarkan selama bulan Mei ada sebanyak 6 kali terjadi pemadaman listrik akibat transmisi. Sementara, untuk kapasitas di Kota Dumai tidak ada masalah dan tidak ada pemadaman bergilir, dan debit air dari Sumatera juga masih maksimal.
"Saat ini kami masih melakukan pemeliharaan digardu PLN Jalan Purnama agar tidak terjadi gangguan, selama bulan Ramadhan kami juga tidak menginginkan ada nya pemadaman," ujarnya.
Menurutnya, selama adanya even keagamaan PLN selalu mensuplay agar tidak terjadinya pemadaman listrik, karena selama bulan Suci Ramadhan banyak kegiatan-kegiatan yang dilakukan, makanya sebelum puasa PLN Rayon Dumai mencoba melakukan pemeliharaan dan akan tetap memberikan pelayanan 24 jam.
"Kalau sholat IED PLN akan menjaga setiap gardu, dan satu gardu dijaga satu orang karena di takutkan terjadinya pemadaman atau gangguan, dan biasanya gangguan yang kerap kali terjadi adalah dikarenakan pohon tumbang, travo meledak, dan lain sebagainya," katanya.
Ditambahkannya, selain itu PLN juga sudah membentuk 7 tim dan sedang gencar-gencarnya turun kelapangan untuk mendatangi rumah warga yang sudah menunggak pembayaran selama 2 bulan keatas, dan bila didapati maka akan dilakukan pemutusan dan akan di pindahkan dari pengguna pasca bayar menjadi pra bayar.
"Sejauh ini, total tunggakan umum pelanggan yelah mencapai sebanyak Rp. 890 Juta, dan nantinya pelanggan yang beralih dari pasca bayar menjadi pra bayar tidak akan di kenakan biaya hanya saja diminta untuk membeli materai 6000, tetapi kalau untuk menambah daya baru dikenakan biaya," tutupnya.
(adi/via)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Ekbis
PLN Kejar Target 1.434 Sertifikasi Tanah di Riau
-
Ekbis
Menteri BUMN Bangga PLN Jaga Pasokan Listrik di Blok Rokan
-
Ekbis
Menteri BUMN Erick Thohir Kunjungi Blok Rokan dan Sapa Pekerja
-
Advertorial
PLN Buka Hotline Center Penanganan Keluhan Tagihan Listrik
-
Sosial
Lindungi Petugas dari Corona, PLN Tidak Lakukan Pengecekan Meteran Listrik
-
Ekbis
Tanggapan PLN Dumai Soal Keluhan Pelanggan Terkait Tagihan PJJ

