• Home
  • Lingkungan
  • New Normal Sekolah dan Rumah Ibadah, Pemprov Riau Tunggu Petunjuk Menag dan Mendikbud

New Normal Sekolah dan Rumah Ibadah, Pemprov Riau Tunggu Petunjuk Menag dan Mendikbud

Riau Terkini Jumat, 29 Mei 2020 21:51 WIB
PEKANBARU - Kebijakan Pemerintah Pusat memberlakukan new normal (normal baru) juga berdampak positif bakal dibukanya rumah-rumah ibadah, yang sudah berapa bulan ditutup akibat pandemi virus corona (Covid-19).

Penjawatahan kebijakan new normal itu pun ditindaklanjuti dalam rapat yang dipimpin Gubernur Riau H Syamsuar bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Gedung Daerah.

Dalam rapat tersebut, juga dibahas tekhnis dibukanya rumah-rumah ibadah sesuai peruntukannya. Ada pun hal yang harus diperhatikan tetap memperhatikan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. 

Diantaranya, tersedianya fasilitas cuci tangan, pengecekan suhu badan (thermo guns) termasuk mengatur jarak.

"Rumah ibadah tadi disunggung juga, nanti mau masuk rumah ibadah harus ada ukur suhu badan, harus cuci tangan juga. Nanti disampaikan juga kepada mengurus mesjid," kata Gubri, Kamis (28/5/20).

Meski begitu, orang nomor satu di Riau ini juga menyatakan untuk kepastian kapan dibukanya ruma-rumah ibadah tersebut, Pemprov Riau sendiri masih menunggu petunjuk dari Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi.

"Kita masih menunggu petunjuk dari Menteri Agama, yang sampai sekarang belum keluar," ungkap Gubri.

Kebijakan sama yang harus menunggu dari kementerian terkait, yakni dibukanya kembali proses belajar mengajar di sekolah. Namun untuk tekhnisnya, seperti penyediaan cuci tangan wajib sudah lengkapi.

Begitu juga tekhnis lainnya seperti proses belajar mengajar di lokal, apakah nanti penerapannya terpaksa dibagi jadwal masuknya guna menjaga jarak termasuk menggunakan masker.

"Contoh Pemprov Riau sendiri punya kewenangan SMA dan SMK. Tapi sekolah masih menunggu Menteri Pendidikan. Kalau misalnya sekolah 1 Juli, kita sudah harus siap. Tapi sebelum dibuka, kita harus siapkan apa yang dibutuhkan sekolah tadi. Apakah nanti satu lokal 40 stay 20 orang. Kemudian fasilitas cuci tangan, berapa kebutuhannya. Kan tak mungkin satu tempat cuci tangan saja disediakan. Termasuk termo guns. Begitu juga kantor pemerintahan, swasta juga," papar mantan Bupati Siak.
Tags Gubernur RiauNew NormalPemprov Riau
Komentar