- Home
- Lingkungan
- Pangdam I Bukit Barisan Marah Besar Hutan TNTN Dijarah Perusak Lingkungan
Pangdam I Bukit Barisan Marah Besar Hutan TNTN Dijarah Perusak Lingkungan
Sabtu, 27 Agustus 2016 10:29 WIB
PEKANBARU - Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) I Bukit Barisan, Mayor Jenderal Lodewyk Pusung marah besar saat mengetahui kalau Taman Nasional Tesso Nilo di Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau dijarah para perusak lingkungan.
Ia pun memerintahkan jajarannya supaya menindak tegas pelaku pembakar lahan, yang sengaja melakukan hal itu, termasuk memerintahkan untuk membakar rumah dan pondok yang ditemukan di lokasi pembalakan liar, salah satunya di Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN).
"Saya perintahkan bakar rumah yang berada di kawasan hutan negara. Rumah-rumah itu ilegal dan mereka menyerobot tanah negara. Bakar rumahnya, cari orangnya," berang Pangdam saat di Posko Satgas Karhutla Riau, Kota Pekanbaru, Sabtu (13/8/2016).
Tindakan tegas itu menurutnya harus diambil, lantaran perbuatan para perusak lingkungan ini tidak hanya akan menghancurkan hutan, namun juga menyebabkan kebakaran lahan. Sebab, selain mencuri kayu mereka juga membuka lahan untuk perkebunan, dengan membakarnya.
Mayjen TNI Lodewyk Pusung pun siap 'pasang badan'. Dia tidak akan khawatir bila intruksi ini akan menuai kecaman dari sejumlah pihak, lantaran dinilai terlalu keras. Sebab, TNI dan Polri telah melakukan beragam upaya guna menanggulangi Karhutla.
"Tadi saya terbang dari Dumai ke Pekanbaru. Dari atas saya lihat ada aktivitas perambahan hutan, sementara di sisi lainnya terjadi kebakaran," ungkapnya. Fakta ini lah yang membuat Pangdam marah dan mendesak jajarannya mengambil sikap tegas tersebut.
"Tapi ingat, harus dilakukan dengan cara yang elegan," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Satgas Udara yang melakukan patroli di TNTN Pelalawan acap kali menemukan pondok terlarang. Tak jauh dari pondok ini ada lahan yang sudah dirambah serta ada pula yang dibakar.
Pasukan elit TNI AU pun diterjunkan bersama Polri dan AD melakukan penyisiran di sana, namun terduga perambah lahan ini sudah melarikan diri. Agar tidak digunakan lagi, pasukan gabungan itu pun membakar habis pondok mereka.
(rdk/grc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
5 Pesan Danrem 031 Wirabima Cegah Karhutla di Pelalawan
-
Lingkungan
Dinas LHK Riau Ungkap Penyebab Kebakaran Lahan Gambut
-
Hukrim
Polres Rohul Ringkus Tiga Pelaku Pembakar Kawasan Hutan Lindung Bukit Suligi
-
Lingkungan
Satgas Karlahut Riau Berhasil Padamkan Kebakaran di Dumai dan Siak
-
Lingkungan
BMKG Pekanbaru Catat Ratusan Hotspot Terdeteksi di 11 Kabupaten dan Kota
-
Lingkungan
Satgas Karhutla Riau Padamkan Kebakaran Pulau Rupat dan Lubuk Gaung

