• Home
  • Lingkungan
  • Pembicaraan Pembangunan Jalan Lalang Kambung Belum Temukan Solusi

Pembicaraan Pembangunan Jalan Lalang Kambung Belum Temukan Solusi

Selasa, 03 Desember 2013 20:41 WIB

PANGKALANKERINCI - Polemik pembangunan jalan tembus Ibukota Pelalawan menuju desa Lalang Kabung Kecamatan Pelalawan masih belum menemukan solusi antara Pemda Pelalawan dan pihak PT RAPP. 

Bila sebelumnya, Pemkab ngotot jalan tembus itu dibangun melintasi water intek PT RAPP, namun saat ini Pemkab Pelalawan sudah bersedia membicarakan lokasi alternatif.

Semula Pemkab Pelalawan menyebutkan memiliki dasar yang kuat untuk dijadikan modal agar jalan tembus itu tetap dibangun disitu. Alasannya, Pemkab sudah menghabis kurang lebih Rp 11 miliar dengan beberapa kali anggaran melalui APBD. 

Sementara pihak penolakan RAPP jika jalan penghubung kecamatan Pelalawan dibangun melewati water intek akan menimbulkan dampak sosial. Terakhir, Pemkab Pelalawan melalui pertemuan dan perundingan dengan manajemen PT RAPP, Selasa (3/12/13) melunak. 

Disepakati, bahwasanya jalan ini dibangun di depan Rumah Sakit Efarina, namun harus dikorban kebun sawit grup PT RAPP yakni PT Indosawit sepanjang 6 Kilo meter dan sawit milik grup perusahaan taipan Sukanto Tanoto, dua jalur.

Sementara itu, dalam pertemuan tersebut, RAPP memberikan alternatif jalan itu dibangun di Simpang Perak. Alasanya, bisa pengembangan kota Pangkalan Kerinci. Namun, alternatif lokasi tersebut belum disepakati Pemkab Pelalawan. Sebab, jalan yang bakal dibangun sebagian masuk ke kabupaten Siak. Tidak itu saja, akses menuju kesitu terlalu jauh dan dinilai rawan. 

Namun, Selasa (3/12/13) kedua belah pihak kembali melakukan pertemuan, guna mendudukan persoalan yang sama. Melalui sebuah rapat gabungan komisi DPRD Pelalawan. Bupati Pelalawan, HM Harris didampingi Setdakab Zardewan hadir pada pertemuan itu. 

Sementara, pimpinan rapat Wakil Ketua DPRD Pelalawan Kasyadi, juga dihadiri sejumlah anggota komisi seperti, Nasarudin, Eliman Manurung, Monang Pasaribu, Nazzarudin Arnazh, Husni Tamrin, Jon Hendri Hasan, Suprianto, Tengku Khairil. Sementara itu dari pihak PT RAPP dihadiri Dirut Mulya Nauli dan beberapa petinggi Rudi Teanda, Wan Jack Anza, Mabrur.

Pada pertemuan itu kembali menemui titik kesepakatan antara kedua belah pihak. Bupati Harris hampir melunak menerima opsi penolakan PT RAPP tidak melanjutkan jalan tembus di water intek dengan sejumlah alasan dan persoalan yang disampaikan RAPP.

Disepakati pada pertemuan itu, baik itu pimpinan DPRD dan Bupati Pelalawan memberi waktu selama sepekan ke depan, untuk membangun jalan tembus di depan Rumah sakit Efarina. (Jhon)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Lingkungan
Komentar