- Home
- Lingkungan
- Pemkab Meranti Prioritaskan Infrastruktur Pulau Merbau
Pemkab Meranti Prioritaskan Infrastruktur Pulau Merbau
Senin, 02 Juni 2014 19:01 WIB
SELATPANJANG - Minimnya sarana dan prasarana infrastruktur di berbagai pelosok pedesaan di Kecamatan Pulau Merbau, menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.
Menyikapi kondisi ini, tahun 2014 ini Pemkab Kepulauan Meranti mengalokasikan sekitar Rp7 miliar dari program PMPM Mandiri Pedesaan untuk menggesa percepatan pembangunan infrastruktur jalan di pulau terluar Meranti ini.
Diharapkan dengan kebijakan ini, secara bertahap mampu meningkatkan dan menumbuh kembangkan ekonomi masyarakat di berbagai pelosok pedesaan.
Camat Pulau Merbau Drs Armansyah, mengungkapkan hal ini, MInggu (1/6) menyikapi belum terkoneksinya akses infrastruktur antar desa di Pulau Merbau.
"Tahun 2014 ini kita mendapat alokasi anggaran percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan. Dari total 30 M alokasi anggaran PNPM Mandiri yang digulirkan Pemkab Meranti di APBD 2014 ini, Pulau Merbau mendapat alokasi sebesar 7 miliyar rupiah," ujar Camat.
Menurutnya, infrastruktur jalan menjadi salah satu sarana vital yang sangat dibutuhkan masyarakat Pulau Merbau. Selain untuk mempermudah masyarakat dalam mengakses pelayanan public dan fasilitas-fasilitas umum, ini menjadi saranan penunjang pengetasan kemiskinan dan keterisoliran daerah pelosok.
"Dengan tersedianya sarana jalan yang resprentatif diharapkan akan mampu menumbuhkan ekonomi masyarakat pedesaan. Pulau Merbau sebenarnya memiliki potensi yang sangat besar untuk dikembangkan sebagai kawasan pertanian," jelasnya.
Selain itu juga, kata dia, bidang perkebunan home industry dan agribisnis. Namun sayang, belum tersedianya akses infrastruktur menyebabkan potensi ini belum tergarap maksimal. Pola pengembangan ekonomi masyarakat masih berbasis tradisional dengan pola budaya cukup makan.
Hal ini yang menyebabkan kenapa ekonomi masyarakat di berbagai pelosok pedesaan Pulau Merbau, bergerak lamban. Hal itu didasari buruknya sarana jalan menyebabkan masyarakat kesulitan untuk mengeluarkan paroduk pertanian, perkebunan, agribisnis maupun home industry.
"Buruknya kondisi jalan, menyebabkan ekonomi biaya tinggi sehingga merugikan petani. Disisi lain, produk pertanian dan perkebunan menumpuk dan membusuk yang ahirnya merugikan petani. Alasan inilah yang menjadi landasan kuat kita untuk mengesa pembangunan sarana jalan di tahun 2014 ini," beber Camat Armansyah.
Ditempat terpisah Kepala Bappeda Kabupaten M. Azza Fahroni, mengatakan untuk tahun 2014 ini pembangunan jalan poros Kecamatan Pulau Merbau menjadi salah satu prioritas.
Pembangunan jalan poros ini akan membuka akses desa-desa di Pulau Merbau dengan pusat kota Kecamatan, dan Pelabuhan Semukut yang menjadi pintu gerbang menuju Kota Selatpanjang.
Selain itu, melalui program PNPM Mandiri Pedesaan, juga dialokasikan anggaran yang cukup signifikan untuk pembangunan jalan antar desa.
"Soal berapa alokasi anggarannya, belum bisa kita beberkan. Yang jelas, untuk 2014 ini pembangunan jalan poros Kecamatan Pulau Merbau, menjadi prioritas utama," katanya.
"Sasaran dan targetnya, membuka akses keterisoliran desa-desa dengan pusat kota kecamatan dan menjadikan Pelabuhan Semukut sebagai gerbang ekonomi masyarakat," tandasnya.***(fan-roy)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Bhabinkamtibmas Dorong Ketahanan Pangan Lewat Pekarangan Rumah di Dumai Kota
-
Hukrim
Kasat Reskrim Polres Siak Tinjau Korban Percobaan Pencurian di Kampung Dosan
-
Sosial
Bupati Siak Afni Dorong Penyelesaian Konflik HGU di Jakarta
-
Hukrim
Operasi Narkotika Diperketat di Bengkalis, Ratusan Pelaku Ditangkap
-
Hukrim
Kejari Bengkalis Musnahkan Barang Bukti 110 Perkara Inkracht
-
Lingkungan
Rumah Kompos Pekanbaru Dorong Pengurangan Sampah TPA Muara Fajar

