- Home
- Lingkungan
- Pemkab Rohil Minta Status Jalan Ujung Tanjung-Bagansiapiapi Dialihkan
Pemkab Rohil Minta Status Jalan Ujung Tanjung-Bagansiapiapi Dialihkan
Jumat, 10 April 2015 11:45 WIB
ROKAN HILIR - Bupati Rohil Suyatno mewarning Pemprov Riau, jika jalan Ujung Tanjung-Bagansiapiapi tak kunjung diperbaiki, status jalan provinsi tersebut dialihkan saja. Pengalihan bisa menjadi jalan kabupaten atau nasional.
Keinginan tersebut dikatakan Bupati Rohil Suyatno, Rabu (8/3/15) dalam sambutannya saat pelantikan pengurus Pergantian Antar Waktu (PAW) Kwarcab 0410 dan Lembaga Pemeriksa Keuangan (LPK) Gerakan Pramuka Rokan Hilir periode 2013-2018 di gedung serbaguna Bagansiapiapi, yang dihadiri Ketua Kwarda Riau, Azali Johan.
"Jalan masuk Ujung Tanjung ke Bagan. Selalu saja keluhan-keluhan yang terjadi, para tetamu-tetamu kita yang masuk, itu memang kita akui. Karena itu aset Provinsi Riau, jalan provinsi itu Pak (Azali Johan, red). Kita sudah menyurati Pemda Provinsi, supaya itu dikembalikan ajalah jadi jalan kabupaten, biar kami yang memeliharannya," ujar Suyatno kesal.
Kekesalan itu, anggaran yan gelontorkan Pemprov Riau sangat minim, kadang hanya Rp3 miliar, Rp6 miliar, tidak signifikan. "Padahal jalan Ujung Tanjung-Bagan, urat nadi, semua masuk kesitu," katanya.
Kepada tokoh masyarakat tersebut, Suyatno juga menyebut, sebelumnya Pemkab Rohil sempat direpotkan akibat longsornya abutment Jembatan Jumrah, namun lambat ditanggapi Pemprov Riau.
"Kemaren Pak Azali Johan, kalau tidak kita ributkan, Jembatan Jumrah, ini satu-satu urat nadi jembatan penghubung, kalau ambruk, hancur ini, lewat mana kita. Kita repot kesana kemari menghadap Pak Gubernur, akhirnya dapat lebih kurang, itu mulai turun itu semua. Dikepung itu, dibeton semua," kisahnya.
Oleh karena itu, untuk ruas Ujung Tanjung-Bagansiapiapi, telah diusulkan Pemkab Rohil menjadi jalan nasional, dengan harapan perbaikan menggunakan dana APBN.
"Jadi orang pusat, Kementerian Pekerjaan Umum kemaren sudah datang kemari, dia sudah usulkan jalan itu. Mudah-mudahan, kalau ini nanti terkabulkan, terpenuhi oleh pemerintah pusat, kita mintak sistem rigid, yang 20 – 30 tahun kekuatannya, ya Alhamdulillah," katanya.
Kemudian dari pada itu, Suyatno juga menyebutkan, pihaknya akan melanjutkan pembangunan jalan lintas pesisir Panipahan-Tanjung Balai Asahan, kalau ini terbuka, Rokan Hilir diyakininya tidak lagi dipojok.
Selanjutnya, ruas Dumai-Sinaboi, hari itu katanya pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia ke Rokan Hilir membicarakan permasalahan-permasalahan hutan.
"Kalau nanti Dumai-Sinaboi ini diizinkan Menteri Kehutanan untuk dibangun jalan, saya pikir Dumai yang menjadi kawasan daerah Industri, daerah yang penyangganya itu kan ada salah satunya Rokan Hilir," ujarnya.
Saat ini jika masyarakat Bagansiapiapi mau ke Dumai, membutuhkan waktu 2,5 jam, tapi kalau ruas Dumai-Sinaboi terealisasi, hanya ditempuh dalam waktu satu jam.
(rdk/rtc)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Sosial
Bupati Suyatno Minta Pemerintah Pusat Perhatikan Rokan Hilir
-
Sosial
Bupati Rohil Lantik 370 Pejabat Administrator dan Pengawas
-
Ekbis
Bupati Rohil Minta Seluruh SKPD untuk Berhemat Anggaran
-
Maritim
KPPBC Bagansiapiapi Musnahkan Miras dan Rokok Ilegal Hasil Tangkapan 2016
-
Maritim
Bupati Rohil Buka Sosialisasi Produk Hukum Bidang Perikanan
-
Hukrim
Bupati Rohil Ikut Antar Mayat Pratu Wahyudi ke RSUD Dumai

