• Home
  • Lingkungan
  • Polres Dumai Gunakan Water Bombing Padamkan Kebakaran Lahan

Polres Dumai Gunakan Water Bombing Padamkan Kebakaran Lahan

Kamis, 25 Februari 2016 19:11 WIB
DUMAI - Kebakaran lahan yang terjadi di Kota Dumai sedikitnya sudah melahap 20 hektare. Untuk memadamkan sendiri dilakukan mulai darat dan jalur udara dengan menggunakan pesawat helikopter untuk melakukan water bombing (pengeboman air). 


Demikian disampaikan Kapolres Dumai AKBP Suwoyo, kepada awak media, Kamis (25/2/16). "Kebakaran lahan saat ini sudah teratasi. Namun kita tetap waspada. Pemadaman dilakukan bersama TNI, Polri dan masyarakat melalui jalur darat dan udara yang merupakan bantuan dari salah satu perusahaan," katanya.



Dijelaskannya, kebakaran yang terjadi di wilayah Dumai kerap terjadi akibat warga yang membakar lahan. Padahal, pihak kepolisian selalu memberikan imbauan dan peringatan kepada seluruh elemen agar tidak melakukan pembakaran lahan. Namun tetap saja ditemukan pembakaran lahan yang terjadi di wilayah Kota Dumai.



"Selama kebakaran lahan dan hutan di 2016 saja yang ditangani polisi ada delapan kasus dan sembilan orang terduga sebagai pelaku pembakaran. Kami sangat prihatin dengan kondisi seperti ini, padahal kita sudah melakukan dialog dan sosialisasi kepada masyarakat agar pembersihan lahan tidak dilakukan dengan cara membakar," katanya.



Menurutnya, selain sosialisasi, pihak TNI dan Polda Riau bersama warga sudah membuat bloking kanal. Hal itu dimaksud untuk membendung air agar mudah saat melakukan pemadaman lahan jika terjadi kebakaran. Oleh karena, pihaknya kembali menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan jika sedang membersihkan lahannya.



"Jangan sampai terjadi lagi kebakaran lahan hingga akhirnya menimbulkan asap pekat. Cukup sudah tahun lalu kita diselimuti kabut asap yang tidak bagus untuk kesehatan. Mari bersama-sama kita menjaga lahan agar terhindar dari kebakaran," ajak mantan Kapolres Indragiri Hilir ini.

(rdk/one)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Karhutla
Komentar