- Home
- Lingkungan
- SMAN 5 Dumai Diterjang Angin Puting Beliung
SMAN 5 Dumai Diterjang Angin Puting Beliung
Rabu, 12 November 2014 15:36 WIB
DUMAI : Angin puting beliung yang datang secara tiba-tiba pada Selasa, (11/11) lalu, memporak-porandakan SMA Negeri 5 yang terletak di Kelurahan Teluk Makmur Kecamatan Medang Kampai.
Akibatnya kini bangunan sekolah mengalami kerusakan dan mengundang ancaman bahaya bagi keselamatan siswa. Terdapat enam kelas di lingkungan SMA N 5 yang mengalami kerusakan cukup parah sehingga tidak lagi bisa digunakan.
Rusaknya bangunan enam kelas di SMA N 5 membuat kegiatan belajar mengajar di lingkungan sekolah menjadi terganggu. Dan para siswa sangat berharap agar kelas mereka dapat segera pulih, dan mereka dapat kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar seperti biasa.
Kelas yang biasanya digunakan sebagai tempat kegiatan belajar mengajar siswa dan guru ini menjadi hancur dibagaian atapnya, dan membuat siswa tidak dapat belajar seperti pada hari-hari biasanya.
Kepada wartawan, salah seorang siswa SMA N 5, Eko Prasetyo mengatakan dirinya sangat khawatir dengan terjadinya musibah yang melanda sekolahnya kemarin siang.
Eko yang saat itu berada di lokasi kejadian juga mengalami sedikit trauma dan takut untuk berbuat apa-apa hingga angin kencang hilang dari lingkungan sekolahnya. Bahkan untuk hari ini Eko juga enggan untuk bersekolah.
"Saya sangat berharap kepada pihak terkait untuk dapat segera memperbaiki bangunan kelas yang sudah ambruk akibat dihantam angin kencang," harapnya.
Menurutnya, bila kelas tetap dibiarkan seperti itu tentu akan menggangu kegiatan belajar mengajar di lingkungan sekolah. Sedangkan waktu ujian tengah semester sebentar lagi akan datang, dan menghadapi itu siswa harus banyak belajar.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA N 5 Dumai Desmita, juga mengatakan sejumlah kelas di lingkungan SMA N 5 Dumai tidak dapat lagi digunakan sebagai tempat belajar.
"Rusaknya bangunan kelas ini juga telah kami laporkan kepada pihak Dinas Pendidikan, dan saya sangat berharap agar hal ini dapat disikapi sesegera mungkin," kata Desmita.
Menurut hasil kesepakatan, siswa yang tidak mempunyai ruang belajar akan dipindahkan ke lokasi lain, seperti di Labor Komputer. Bahkan menurut koordinasi dengan Dinas Pendidikan, akan dipasang tenda di lokasi sekolah, dan siswa dapat belajar dibawah tenda yang akan didirikan.
"Mungkin bantuan tenda tersebut merupakan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah, sebab sejak semalam memang mereka sudah datang kesini untuk memantau dan menangani siswa yang mengalami trauma," sebutnya.
Saat dikonfirmasi, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tengku Izmet, membenarkan bahwa akan mendirikan tenda di SMA N 5 jika memang dibutuhkan, namun ia masih akan melakukan koordinasi dengan pihak Sekolah dan Dinas Pendidikan.
"Ya memang dari semalam kita sudah turun kelapangan, dan menemukan adanya 3 siswa yang mengalami traumatis. Dan hari ini kita akan melakukan koordinasi dengan pihak sekolah dan Disdik, jika memang perlu didirikan tenda darurat, maka akan segera kami dirikan," ungkapnya.
Siswa yang mengalami traumatis parah diantaranya Nahira, Tia Maisarah, dan Rahayu Sumita. Namun ketika ditanya mengenai apa penyebabnya, ia masih belum dapat memastikan.
"Kejadian ini mungkin dikarenakan posisi pepohonan besar disana yang sudah berkurang dan hampir tidak ada. Sehingga sudah tidak ada lagi penyangga dan arah angin langsung kesana. Selain itu memang daerah tersebut merupakan lokasi rawan puting beliung," tutupnya.
Pantauan wartawan di lokasi SMA N 5 Dumai, tampak puluhan murid sedang asik mengisi waktunya di sejumlah tempat karena tidak dapat belajar di dalam kelas. Bahkan ada yang mengisi waktunya dengan bermain permainan olah raga.
(via/via)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Pertamina Drilling Tanam 1.000 Pohon Mangrove di Pesisir Jakarta Utara
-
Lingkungan
Sejarah dan Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023
-
Lingkungan
Minyak CPO Diduga Milik IPB Tumpah ke Laut Dumai
-
Lingkungan
Pelatihan Pengelolaan Pohon Menjadi Langkah Pekanbaru Wujudkan Kota Ramah Lingkungan
-
Hukrim
Kapolres Dumai Tindaklanjuti Aktivitas Illegal Logging Hutan Senepis
-
Lingkungan
Link Download Logo Twibbon Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2022

