- Home
- Lingkungan
- Sekko Dumai Sambut 1 Kompi Mabes TNI Tanggulangi Bencana Asap
Sekko Dumai Sambut 1 Kompi Mabes TNI Tanggulangi Bencana Asap
Minggu, 20 September 2015 18:04 WIB
DUMAI - Sebanyak 1 Satuan Setingkat Kompi Marinir dari Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI) yang diperbantukan untuk menanggulangi bencana kabut asap yang tiba di Kota Dumai disambut langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Dumai H.Said Mustafa, Jumat (18/9) pagi kemarin di Makodim 0320/Dumai.
Dandim 0320/Dumai Letnan Kolonel Kavaleri Afkar Mulya,SE usai upacara penyambutan 1 SSK Bantuan Khusus Operasi (BKO) Marinir dari Mabes TNI ke Kodim 0320 Dumai, menjelaskan tujuan kedatangan para Marinir tersebut adalah merupakan dalam rangka membantu Pemerintah Kota Dumai untuk penanggulangan bencana asap akibta Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
"Pasca penetapan status menjadi darurat kabut asap, Presiden memerintahkan Panglima TNI untuk membantu mengatasi dan mencegah bencana Karhutla di daerah yang terjadi dam rawan Karhutla," jelasnya.
Menurut surat edaran, yang diterjunkan ke Kota Dumai sebelumnya, sebanyak satu Satuan Setingkat Kompi, namun secara nyata ada 33 orang Marinir yang tiba, dengan dilengkapi sepatu boot, sarung tangan, dan kampak untuk perseorangan, dan satu mesin senso untuk perkolompok, dan para Marinir akan berada di Kota Dumai selama 14 hari, dan disesuaikan dengan kondisi.
"Untuk penempatan mereka dibagi kedalam dua kelompok, 15 orang di bawah Komando Koramil Bukit Kapur, sedangkan 18 orang membackup Koramil Kota dan Kodim 0320/Dumai," tambah Dandim 0320 Dumai.
Menanggapi kondisi Kota Dumai yang Nihil titik api (Hot Spot), lanjutnya, para Marinir tersebut nantinya akan berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Dumai, dan Masyarakat Peduli Api Kecamatan untuk difokuskan Patroli rutin ke daerah titik rawan terjadinya Karhutla.
"Hal tersebut dilakukan bertujuan dengan harapan, bencana Karhutla dapat dicegah, agar kondisi udara khusus Provinsi Riau terutama Kota Dumai dan Indonesia serta Negara Tetangga tidak lagi dalam status berbahaya," tutupnya.
(adi/adi)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
5 Pesan Danrem 031 Wirabima Cegah Karhutla di Pelalawan
-
Lingkungan
Dinas LHK Riau Ungkap Penyebab Kebakaran Lahan Gambut
-
Hukrim
Polres Rohul Ringkus Tiga Pelaku Pembakar Kawasan Hutan Lindung Bukit Suligi
-
Lingkungan
Satgas Karlahut Riau Berhasil Padamkan Kebakaran di Dumai dan Siak
-
Lingkungan
BMKG Pekanbaru Catat Ratusan Hotspot Terdeteksi di 11 Kabupaten dan Kota
-
Lingkungan
Satgas Karhutla Riau Padamkan Kebakaran Pulau Rupat dan Lubuk Gaung

