• Home
  • Lingkungan
  • TNI AU Kirim 1 Helikopter Bantu Tanggulangi Karhutla Riau

TNI AU Kirim 1 Helikopter Bantu Tanggulangi Karhutla Riau

Rabu, 23 Maret 2016 15:34 WIB
PEKANBARU - Markas Besar TNI AU mengirimkan satu unit helikopter jenis Puma SA 330 L dari Skadron Udara 8 Wing 4 Pangkalan Udara Atang Sanjaya Bogor untuk membantu mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) Riau. 

"Ini adalah bukti keseriusan TNI AU Lanud Roesmin Nurjadin untuk membantu mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan dan lahan di Riau," kata Komandan Pangkalan Udara Roesmin Nurjadin (Lanud RSN) Pekanbaru Marsekal Pertama Henri Alfiandi kepada Antara di Pekanbaru, Rabu.

Ia mengatakan bahwa Helikopter itu dapat digunakan untuk beragam kegiatan sebagai upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla seperti pengangkutan dan penempatan personil hingga pengeboman air.

"Intinya untuk membantu pemerintah dalam menanggulangi kebakaran agar lebih maksimal lagi," tegasnya. 

Kepala Penerangan Lanud RSN Mayor Sus Rizwar menjelaskan bahwa Helikopter yang tiba di Pekanbaru pada hari ini berada dibawah Komando Satgas

Ia mengatakan Helikopter yang dapat mengangkut sebanyak 16 orang prajurit itu dipiloti oleh Mayor Pnb Immanuel. Sementara itu, Mayor Pnb Immanuel mengatakan bahwa fungsi utama helikopter itu adalah untuk SAR. 

Namun begitu, ia menegaskan heli itu dapat dipergunakan untuk tugas lainnya seperti pengembangan potensi Dirgantara serta latihan bersama termasuk diperbantukan memperkuat Satgas Karhutla Riau. 

Dijelaskannya, Helikopter yang dapat terbang maksimal selama tiga jam itu akan berada di Riau selama diperlukan. "Intinya akan berada di sini dalam waktu cukup lama. Nanti jika ada pergantian, mungkin hanya awaknya saja. Namun heli tetap di sini," jelas Immanuel.

Kepala BPBD Riau Edwar Sanger menyambut baik dengan datangnya helikopter Puma itu. Ia mengatakan dengan adanya heli tersebut maka Satgas Karhutla Riau memiliki armada cukup kuat untuk mencegah dan menanggulangi Karhutla Riau. 

"Seperti yang kita tahu, saat ini kondisi titik api minim. Namun, musim kemarau diprediksi masih akan terjadi dalam waktu cukup lama terutama Riau pesisir. Jadi kita sangat menyambut baik untuk antisipasi terjadinya Karhutla Riau," jelasnya.

(ant/ant)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Tags Karhutla
Komentar