- Home
- Lingkungan
- Tidak Boleh Ada Pembatasan Kendaraan di Jembatan Siak III
Tidak Boleh Ada Pembatasan Kendaraan di Jembatan Siak III
Jumat, 02 Januari 2015 22:31 WIB
PEKANBARU : Tim ahli independen menegaskan tidak boleh ada pembatasan kendaraan yang melintasi di Jembatan Siak III. Aman atau tidaknya jembatan tersebut dilalui masih menunggu keputusan Pusjatan.
Salah satu tim ahli independen dari Universitas Islam Riau (UIR) Prof Sugeng Wiyono menegaskan, tidak boleh ada pembatasan kendaraan yang akan melintasi Jembatan Siak III. Pasalnya jembatan itu dibangun sesuai dengan BM 100 atau Berat Maksimal 100 persen.
"Jembatan ini sebenarnya BM 100. Artinya Berat Maksimum 100 persen harus bisa dibuktikan atau digolkan dengan kendaraan seperti pada ujicoba berat beban kemarin. Tetapi yang berwenang menyatakan Jembatan Siak III itu BM 100 itu adalah Pusjatan (Pusat Penelitian, Pengembangan Jalan dan Jembatan, Red),'' ungkapnya kepada riauterkinicom.
Menurut Sugeng lagi, jika dibuat batasan tonase dengan cara membikin portal atau rekayasa lalu lintas justru bakal menimbulkan polemik baru. Misalnya, ada kecurigaan di tengah masyarakat menyangkut biaya pembangunan Jembatan Siak III yang telah menelan anggaran ratusan miliar, tetapi kemudian kok cuma hanya dilalui kendaraan kecil.
"Itu kontrakproduktif. Artiya jembatan yang sudah kita uji dengan standar pembebanan yang tertentu, lalu kemudian diturunkan sendiri. Kalau dikasih portal nanti, bagaimana kalau suatu waktu ada kendaraan anti hura-hara yang masuk, atau bagaimana jika nanti terjadi kebakaran dan truk pemadam kebakaran tidak bisa melintasi Jemabatan Siak III. Ini tentu akan menimbulkan kecurigaan lagi,'' ucapnya.
Rencana pembatasan kendaraan yang masuk Jembatan Siak III diungkapkan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Riau Adizar. Sehari setelah Jembatan Siak III dibuka lagi untuk umum, Adizar menyatakan akan membatasi kendaraan yang akan melintasi di jembatan dengan rambu-rambu atau rekayasa lalu lintas.***(son)
IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS
Komentar
Berita Terkait
-
Lingkungan
Pertamina Drilling Tanam 1.000 Pohon Mangrove di Pesisir Jakarta Utara
-
Lingkungan
Sejarah dan Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023
-
Lingkungan
Minyak CPO Diduga Milik IPB Tumpah ke Laut Dumai
-
Lingkungan
Pelatihan Pengelolaan Pohon Menjadi Langkah Pekanbaru Wujudkan Kota Ramah Lingkungan
-
Hukrim
Kapolres Dumai Tindaklanjuti Aktivitas Illegal Logging Hutan Senepis
-
Lingkungan
Link Download Logo Twibbon Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2022

